Michael Essien Diminta Jalani Diet

Djanur melihat sekilas Essien lebih gemuk dibandingkan saat masih aktif bermain.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menilai rekrutan anyar Michael Essien memiliki masalah kelebihan berat badan, dan telah meminta salah satu marquee player Pangeran Biru ini menjalani diet.

Djadjang memaklumi bila Essien mengalami kegemukan, mengingat mantan penggawa Chelsea ini sudah lama tidak berlatih sejak dilepas klub Yunani Panathinaikos. Djadjang berharap kondisi Essien sudah lebih baik saat Liga 1 2017 digulirkan.

“Iya kelihatannya memang kegemukan, karena dia berbulan-bulan enggak berlatih. Makannya nanti akan ada treatment buat dia,” ungkap pelatih yang akrab disapa Djanur ini dinukil laman Simamaung.

Sedangkan dokter tim Rafi Ghani mengungkapkan, ia masih mempelajari berat badan ideal Essien berdasarkan kebutuhan kalorinya. Kendati demikian, Rafi meyakini Essien menjaga kondisi fisiknya dengan baik.

“Saya belum melihat lebih detail, karena kalau bicara soal itu harus melalui angka. Jadi saya tunggu dulu laporan dari ISMC [Indonesia Sports Medicine Center]. Semua pemain sudah menjalani tes. Mereka berdua juga sudah, tapi nanti biasanya dikirim,” jelas Rafi.

Sementara itu, terkait skuat untuk mengarungi Liga 1, Djanur menyatakan, Persib berkekuatan 25 pemain, dan akan diperkenalkan kepada publik, Minggu (2/4), di Stadion Siliwangi. Jumlah itu sudah termasuk gelandang naturalisasi Raphael Maitimo. Namun Febri Hariyadi dan Gian Zola absen saat launching tim.

“Saya berharap untuk semua pemain muda totalnya ada tujuh, jadi tetap di sini ada lima pemain. Kami akan tambah satu lagi, sehingga skuat pemain ada 25 orang. Intinya kami memperkenalkan tim, jersey, dan sponsor. Kalau ada acara lainnya, mereka [manajemen] yang lebih tahu,” ucap Djanur.

Sedangkan general coordinator panpel Persib Budhi Bram Rachman mengungkapkan, menjelang malam tiba di tengah pelaksanaan launcing, bobotoh di stadion yang diperkirakan mencapi 2.000 orang diminta menyalakan lampu dari telepon genggam untuk menambah suasana dramatis dalam cara yang disebut Sejuta Cahaya itu.

“Animo bobotoh cukup besar. Yang ikut serta bahkan banyak berkeluarga, seperti bapak, ibu, dan anaknya yang kecil. Biasanya kegiatan jalan kaki ini pagi hari, kami coba ganti waktu jadi sore,” tutur Bram.

“Akan ada penghargaan kepada para mantan Persib yang telah berjasa membesarkan klub Persib, dan sumbangan bola untuk 36 PS anggota pengcab PSSI Kota Bandung.”