Michael Essien Emosional, Persib Bandung Salahkan Wasit

Kekalahan dari Bali United tak membuat Persib panik.

Persib Bandung harus menanggung malu pada laga uji coba terakhir mereka melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (8/4). Seperti diketahui, pada pertandingan itu Persib takluk dengan skor 2-1.

Kendati begitu, manajer Persib Umuh Muchtar mengutarakan timnya tak panik dengan hasil mengecewakan ini. Mengingat, ekspektasi terhadap Persib cukup besar setelah berhasil mendatangkan dua pemain level dunia yaitu Michael Essien dan Carlton Cole. 

Namun, Umuh hanya kecewa dengan kepemimpinan wasit Haryadi asal Jawa Barat yang memimpin pertandingan tersebut. "Memang kami kalah di pertandingan, ini ada baiknya juga dan saya tenang saja dari tadi. Ini menjadi bahan evaluasi untuk ke depan karena mereka [Bali United] bisa membaca permainan," kata Umuh, selepas laga. 

"Wasit harusnya jeli, semestinya pemain Bali dapat kartu kuning beberapa kali. Tapi mereka diberi kesempatan dari pelatih dengan arahan main keras. Malahan, tadi hampir ada perkelahian. Itu akibat wasit yang tidak tegas dan saya yakin wasit itu masih belajar," keluhnya.  

Sementara itu, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengungkapkan timnya masih butuh waktu untuk beradaptasi mematangkan kerja sama tim, yang musim ini memiliki banyak wajah baru. "Ada beberapa pemain yang baru tampil seperti Raphael Maitimo, Michael Essien, dan Carlton Cole. Saya juga ingin melihat sampai di mana kerja sama dengan pemain lain," ucap Djadjang.

"Dua gol yang bersarang di gawang kami itu murni kesalahan sendiri. Pertama ada kesalahan antara tiga orang di belakang sehingga bola lepas jadi satu lawan bisa lari ke pertahanan kami. Yang kedua juga sama, mereka hanya menunggu lalu melakukan counter attack sehingga kesalahan kami bisa mereka intersep," tambahnya.

"Secara permainan kami menguasai ball possession, tapi kami juga mengakui banyak kekurangan di dalam tim yang harus segera dibenahi di dalam latihan," beber pelatih yang akrab disapa Djanur itu. 

Perihal insiden di pertengahan babak kedua yang melibatkan Essien, Djanur mengatakan, hal itu sebagai akibat dari keputusan wasit yang dianggap tidak tepat. Utamanya adalah dengan membiarkan pertandingan berlangsung dengan keras.

Seperti diketahui, Essien bersikap emosional setelah dirinya ditendang pakai bola oleh Yabes Roni Malaifani. Essien yang sempat mengejar Yabes berhasil diredam oleh pemain lainnya. Namun setelah itu permainan semakin berjalan dengan tensi tinggi, meski tetap berakhir dengan baik. 

"Mereka [Bali United] main keras dan wasit tidak jeli sehingga tadi ada sedikit keributan padahal ini pertandingan persahabatan. Kalau ada yang cedera kan rugi. Wasit tidak jeli sehingga pemain berani melakukan hal-hal yang di luar sportivitas seperti Yabes Roni tadi," jelasnya.

Meski begitu, Djanur tetap akan mengambil hal positif dari laga uji coba ini. Ia akan segera membenahi permainan skuat asuhannya agar bisa siap melakoni Liga 1 mulai 15 April mendatang. 

"Itulah hasil laga uji coba ini. Saya tetap berpegang pada komitmen jika ini partai uji coba dan hasil tidak terlalu penting. Walau tim saya mengincar kemenangan karena Persib tidak boleh kalah di kandang. Kami ingin mengukur sejauh mana kesiapan untuk tanggal 15 nanti," tutupnya.

Topics