Mick McCarthy Nantikan Pertemuan Dengan Louis Van Gaal

Manajer Ipswich Town itu punya kenangan mengalahkan Van Gaal saat masih membesut Republik Irlandia pada 2002, dan berharap bisa mengulanginya lagi kali ini.

Mick McCarthy menantikan pertemuan timnya dengan Louis van Gaal sebagaimana ia akan membawa Ipswich Town bertandang ke markas Manchester United di Old Trafford untuk putaran ketiga Piala Liga, Kamis (24/9) dinihari WIB.

Seperti diketahui, McCarthy pernah memiliki kenangan mengalahkan Van Gaal pada 2002 silam. Waktu itu, ia memupus harapan sang meneer dengan mengantar irlandia menang 1-0 sekaligus menjegal mimpi Belanda lolos ke Piala Dunia 2002 selagi tim arahannya melaju ke babak play-off.

Dalam keterangannya terkait kenangan masa lalu, McCarthy berkata: “Saya tidak yakin saya mengingatnya, namun itu merupakan hari yang luar biasa buat saya dan Irlandia, kami lolos ke play-off dan menang melawan Iran hingga berakhir di Piala Dunia, yang mana merupakan pencapaian brilian,” ujarnya.

Meski demikian, McCarthy pesimistis bahwa peristiwa 14 tahun silam akan memiliki peranan saat timnya bertemu dengan Van Gaal yang kini menukangi United.

“Dalam kariernya, dia mungkin tidak mengingat saya – saya pikir orang-orang kini akan bertanya padanya dan dia mungkin berkata, ‘oh ya’ seperti tidak terima, namun saya akan menjabat tangannya seperti yang saya lakukan dengan setiap manajer, sebelum dan sesudah [pertandingan],” tambahnya.

“Akan menjadi hal yang hebat jika kami menang di Ol Trafford, namun jika kami kalah pada Sabtu [dalam lanjutan Liga Championship], semuanya akan mengkritik kami dan kami kembali ke titik awal karena kami telah kehilangan poin di liga,” lanjut McCarthy jelang duel timnya melawan Bristol City pada akhir pekan nanti.

"Tentu saja kami ingin memenangkan pertandingan ini, tetapi tidak mungkin kami akan memenangkan Piala Liga. Saya ingin mengalahkan Bristol City, jadi mari jangan berharap banyak [saat melawan United].

“Para pemain terus berkata, ’manajer saya ingin main di Old Trafford’, jadi saya bilang kepada mereka ‘ayo kita promosi dan bermain di sana tahun depan, jadi kita bisa bermain di sana secara reguler’.”