Milomir Seslija Anggap Arema Cronus Lebih Kuat Dari Real Madrid

Milo menyatakan, tidak ada tekanan yang ditujukan kepada Arema setelah mencatat dua hasil kurang memuaskan.

Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija menganggap tim besutannya lebih kuat dalam mengatasi krisis pemain dibandingkan Real Madrid, sehingga ia merasa tidak tertekan dengan hasil dua laga terakhir.

Milomir mengaku masih berusaha menikmati situasi yang dialami Arema saat ini. Hasil minor di dua pertandingan terakhir dianggap sebagai sebuah faktor ketidakberuntungan saja.

“Apa yang dimaksud dengan tekanan? tidak ada tekanan dari mana pun. Suporter memberikan dukungan dengan sangat baik. Tidak ada intervensi di tim ini, dan kami masih sangat enjoy menikmati pertandingan, karena manajemen juga memberikan dukungan,” tegas pelatih yang akrab disapa Milo ini.

“Kami memang mendapatkan dua hasil yang tidak terlalu baik, tapi saya pikir itu terjadi karena belum beruntung. Pemain cedera keluar dan masuk hingga total kami kehilangan sembilan pemain bergantian. Ini situasi yang sangat sulit. Klub sekelas Real Madrid kalau kehilangan sembilan pemain bisa limbung. Tapi kami tidak, karena kami masih dalam tren yang cukup bagus hingga saat ini.”

Dalam sesi latihan kemarin, Arema mulai mempersiapkan diri melawan Bali United FC setelah diliburkan dua hari. Banyaknya pemain yang cedera membuat Milo melakukan perubahan terutama di lini tengah. Gustavo Giron dan Esteban Vizcarra ditarik ke tengah untuk menemani Juan Revi. Sementara sebagai partner latihan, Arema mendapatkan tiga pemain dari akademi U-21.

“Masalah pemain selalu ada sejak pertandingan pertama. Kami besok [melawan Bali United FC] kehilangan Ferry [Aman Saragih] karena akumulasi kartu. Tapi kehidupan tetap berjalan, dan kami persiapkan pemain yang ada, meski latihan ini ditambah pemain muda baru,” beber Milo.

“Seperti yang sudah saya bilang, selalu ada periode buruk dari setiap kesebalasan ketika mengikuti kompetisi. Persipura [Jayapura], Persib [Bandung], Sriwijaya FC mengalaminya. Tapi kemenangan di periode buruk itu harus tetap terjaga. Bali United adalah tim bagus, tapi mereka kemarin juga imbang melawan Persegres [Gresik United].” (gk-48)