Mitra Kukar Tuntut PT GTS Benahi Kinerja Wasit

Manajemen Naga Mekes tak puas dengan kepemimpinan wasit pada laga pekan kesepuluh ISC A 2016.

Mitra Kutai Kartanegara merasa dirugikan dengan kepemimpinan wasit Asep Yandis pada laga menjamu Bhayangkara Surabaya United, pekan kesepuluh Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

Bertindak sebagai tuan rumah, Naga Mekes menelan kekalahan dengan skor akhir 3-2 dari BSU. Dikutip Koran Kaltim, Manajemen pun mengirimkan surat resmi kepada operator PT Gelora Trisula Semesta.

"Kami protes atas kepemimpinan wasit yang memimpin Mitra Kukar melawan Bhayangkara Surabaya,” beber Suwanto selaku manajer operasional tim.

Menurut Suwanto, wasit Asep seharusnya memberikan penalti kepada Mitra karena bek BSU Otavio Dutra melakukan handball di kotak terlarang. Ia juga menyoroti tindak-tanduk pelatih BSU Ibnu Grahan yang memasuki lapangan saat laga berjalan.

"Laga berjalan sangat tidak fair. Mau sampai kapan GTS menutup mata akan kinerja perangkat pertandingan yang seenaknya," keluh Suwanto. “Jika kinerja wasit seperti ini lebih baik bubarkan saja ISC sampai ada wasit yang punya lisensi dan dedikasi," tukasnya.

Laga tersebut juga diwarnai kolapsnya pemain Mitra, Michael Orah. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu bertabrakan dengan Wahyu Suboseto dan harus dilarikan ke rumah sakit sehingga menyebabkan laga sempat terhenti.

Saat ini, Bayu Pradana dan kawan-kawan terdampar di posisi sepuluh klasemen sementara dengan torehan 13 poin. Mitra yang sempat superior di awal musim belum meraih kemenangan sejak kedelapan.

Topics