Naby Keita, Sang Andres Iniesta Baru Di Liverpool

Rekrutan anyar dari RB Leipzig ini langsung memberikan dampak instan di Anfield.


OLEH   NEIL JONES      PENYUSUN  SANDY MARIATNA


Sesuatu yang baik biasanya datang kepada mereka yang sabar menunggu. Dalam hal ini, ujar-ujar itu berlaku sepenuhnya untuk Liverpool dan Naby Keita.

Publik Anfield sudah sangat menanti kehadiran gelandang Guinea ini. 12 bulan terasa seperti selamanya. Walau baru sekali beraksi di Liga Primer Inggris, penantian tersebut seperti terbayar lunas. Pemuda 23 tahun berpostur kecil ini langsung memberi kesan mendalam.

The Reds membuka musim dengan penuh gaya, melibas West Ham United 4-0 pada Minggu (12/8) lalu, dan Keita menjadi salah satu penampil paling impresif. Tajam dan dinamis, agresif dan kreatif. Semua yang diharapkan Jurgen Klopp itu hadir dalam diri pemain berbanderol £53 juta ini.

Klopp mencoba menyembunyikan kekagumannya kepada Keita, tapi ia tidak bisa. Keita diyakininya bisa mengantar Liverpool ke level selanjutnya: level tim juara. "Dia beradaptasi dengan sangat cepat," kata Klopp selepas laga melawan West Ham.

Seperti itulah yang terhidang di lapangan. Beroperasi di sisi kiri trio gelandang, Keita bermain layaknya sudah bertahun-tahun berkarier di Anfield. "Dia baru delapan menit di lapangan seolah-olah sudah delapan tahun berada di sana. Dia adalah kunci," ungkap eks kapten Liverpool Jamie Redknapp.

Kini, sangat jelas mengapa Liverpool rela duduk manis dan menunggu satu tahun demi Keita. Kesepakatan dengan RB Leipzig sudah terjalin sejak Agustus tahun lalu setelah rangkaian negosiasi sulit dan berlarut yang dilakukan direktur olahraga klub Michael Edwards.

Klopp sebetulnya kecewa tidak bisa memakai servisnya di musim lalu. Leipzig bersikeras menahan asetnya itu untuk menyambut musim debut mereka di Liga Champions. Di saat bersamaan, Barcelona dan Bayern Munich meminatinya, sebelum Liverpool keluar sebagai pemenang. Klopp, Edwards, dan tim rekrutmen Liverpool layak mendapat kredit.

Naby Keita Leipzig Bremen Bundesliga 11252017

2018_7_21_keita

"Saya harus mengontak banyak sekali orang di Bundesliga," kata Klopp setelah tercapainya kesepakatan dengan Keita tahun lalu. "Dan saya belum pernah mendapatkan ucapan selamat sebanyak saat saya sukses mendatangkan Naby!"

Tiga tahun lamanya Liverpool memantau Keita. Kesan pertama tidak terlalu baik, yakni saat Keita masih berusia 19 tahun membela Salzburg di kualifikasi Liga Champions melawan Malmo. Ia tampil buruk, diganjar kartu kuning, dan ditarik keluar sebelum turun minum. Salzburg kalah 3-0.

Namun, Liverpool terus menguntitnya. Ia lantas menjelma menjadi pemain terbaik Bundesliga Austria 2016, kemudian pindah ke Leipzig, yang tak lain adalah sister club dari Salzburg. Pada diri Keita, Liverpool melihat sosok gelandang multibakat: akselerasi, kaki cepat, kemampuan oke dalam membaca ruang, mengumpan dan mendribel. Komplet.

Perbandingan dengan N'Golo Kante sempat mencuat, namun figur idola Keita adalah Andres Iniesta. "Sekilas, dia langsung mengingatkan saya pada Iniesta. Tekniknya jempolan, sangat bagus dalam mengolah bola, punya fisik kuat, dan pengumpan andal. Ketika kehilangan bola, dia bekerja sangat keras untuk merebutnya. Dia bisa melakukan segalanya," kata Frederic Arpinon, pemandu bakat yang membawa Keita ke Eropa.

Naby Keita street football in Guinea

Naby Keita Liverpool 2018-07-14

Semua itu telah diperagakan Keita di Leipzig. Dengan kemampuannya yang unik, ia membawa tim arahan Ralph Hassenhuttl itu tampil menawan dalam musim pertama mereka di Bundesliga Jerman, yakni finis kedua di belakang Bayern Munich. Ia pun langsung menjadi komoditi panas di bursa transfer Eropa dan membuat Liverpool kepincut.

Keita membuat Klopp tidak pernah berhenti tersenyum. Dia tahu, sosok dengan talenta spesial seperti Keita akan mengubah lini tengah Liverpool menjadi lebih berkelas dan brilian. "Dia berada di sini karena dia adalah pesepakbola fantastis," ungkap Klopp.

Jika Fabinho dan sejumlah rekrutan besar lain diberi waktu untuk beradaptasi di klub dan liga baru, Keita sepertinya tidak perlu. Rekan-rekannya pun terperangah melihat kemampuannya. "Keita adalah the real deal. Saat latihan, dia sungguh menakjubkan!" kata Joe Gomez kepada Goal pada Juli lalu ketika Keita baru satu pekan menginjakkan kakinya di Melwood.

Setelah laga kontra West Ham, Georginio Wijnaldum juga melemparkan sanjungan. "Dia bisa membuat assist, mencetak gol, mempertahankan bola. Dia adalah rekrutan bagus untuk kami," kata Wijnaldum, yang kini harus menyadari posisinya terancam oleh Keita.

Naby Keita, Liverpool v West Ham

Naby Keita FC Liverpool 27062018

James Milner, satu-satunya pemain dengan daya jelajah lebih jauh ketimbang Keita saat melawan West Ham, juga sependapat. "Dia punya kualitas top. Dia akan terus bertambah baik seiring berjalannya waktu," kata sang wakil kapten Liverpool.

Tidak mengherankan apabila Liverpool sama sekali tidak ragu untuk menyerahkan jersey No.8 kepadanya, nomor yang lowong sejak kepergian sang legenda klub Steven Gerrard pada 2015 lalu. Bahkan Gerrard sendiri yang menyerahkan nomor ini secara simbolis pada tahun lalu.

"Jika sosok seperti dirinya [Gerrard] memberikan nomornya kepada saya secara personal, tentu saja ini bukan nomor yang main-main. Saya akan mencoba menyamai apa yang sudah dia lakukan. Itulah motivasi saya," kata Keita.

Baru satu laga berjalan, Keita sudah berada di jalur yang tepat. Jika terus seperti ini, maka Liverpool juga berada di jalur yang tepat menuju kejayaan. Khusus yang satu ini, Liverpool masih harus menunggu.

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Cara Menentukan Peringkat Ketiga Terbaik Grup Asian Games
2. Ungguli Ronaldo, Higuain Diprediksi Topskor Serie A
3. Egy Cetak Dua Gol, Lechia Gdansk II Tuai Kemenangan Telak
4. AC Milan Segera Gaet Diego Laxalt
5. Maurizio Sarri Coret Kebijakan Antonio Conte
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner EPL