Nasib Persepam Madura United Ditentukan Usai Delapan Besar

Manajemen Laskar Sapeh Kerap berharap Komdis tidak tebang pilih dalam menjalani persidangan.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA
Kepastian Persepam Madura United bertahan di Indonesia Super League (ISL), atau terdegradasi, bakal ditentukan komisi disiplin (Komdis) PSSI usai perhelatan delapan besar.

Hal itu diungkapkan asisten manajer Persepam Yon Julianto. Menurut Yon, Komdis telah menjanjikan pengusutan gugatan ini pasca kompetisi berakhir.

“Kita tunggu saja setelah delapan besar ini selesai, sebab sidang akan digelar setelah kompetisi berakhir,” jelasnya.

Kendati demikian, Yon mengaku manajemen belum menerima surat dari Komdis PSSI terkait jadwal sidang gugatan mereka.

Persepam mengajukan gugatan terhadap pemain asing milik Perseru Serui yang dianggap menyalahi regulasi.

Yon berharap agar Komdis tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan yang telah dibuatnya sendiri. Pasalnya, saat ini kompetisi sepakbola kita tengah mendapatkan sorotan tajam akibat buruknya pengelolaan kompetisi.

“Yang kita perjuangkan ini adalah hak kami, dengan harapan sepakbola kita semakin maju dan bermartabat, sehingga Komdis harus bersikap adil dalam hal ini,” imbuhnya.

Manajemen Persepam optimistis Komdis akan memberikan kesempatan bagi Persepam untuk bersaing di ISL musim depan. Menurutnya, sikap yang dilakukan manajemen telah merujuk regulasi ISL 2014, dan bukti-bukti yang telah mereka kumpulkan semakin menguatkan gugatan tersebut.

“Saya yakin dalam sidang nanti kita akan menang. Sebab yang kita perjuangkan adalah hak kami sebagai klub profesional,” tegas Yon. (gk-62) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.