Naturalisasi Pengaruhi Nasib Pemain Terbaik Piala AFC Di Sriwijaya FC

Manuchekhr Dzhalilov sampai saat ini belum tiba di Palembang untuk mengikuti latihan bersama Sriwijaya.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Sriwijaya FC masih menunggu beberapa pemain anyar mereka datang ke Palembang untuk memulai persiapan kompetisi Liga 1 musim depan. Salah satunya adalah Manuchekhr Dzhalilov.

Penyerang asal Tajikistan yang jadi Pemain Terbaik Piala AFC 2017 itu sudah menggapai kesepakatan dengan manajemen Laskar Wong Kito. Namun, statusnya bisa saja terganjal untuk gabung karena aturan kompetisi.

Pasalnya, saat ini Sriwijaya sudah memiliki Makan Konate, Mamadou N'Diaye, Esteban Vizcarra, Yu Hyun-koo dan Alberto Goncalves yang merupakan legiun asing. Jumlah yang melebihi kuota asing berdasarkan regulasi kompetisi (tiga plus satu marquee player).

Manajemen Sriwijaya pun sudah memikirkan hal tersebut, dengan mengejar proses naturalisasi dari Vizcarra dan Beto yang memang ingin menjadi Warga Negara Indonesia. Sementara musim baru kabarnya dimulai Februari 2018.

"(Naturalisasi) Masih dalam proses, untuk sementara keduanya masih berlibur di negara masing-masing," kata manajer Sriwijaya, Ucok Hidayat. "Yang jelas semua dalam proses, dan kami harapkan sebelum kompetisi sudah rampung," imbuhnya.

Sudah satu pekan terakhir Sriwijaya menggeber persiapan tanpa dipimpin arsitek baru mereka, Rahmad Darmawan. Pelatih yang akrab disapa RD itu direncanakan mulai gabung untuk memimpin latihan, Selasa (12/12) besok.