Neymar: Jangan Samakan Saya Dengan Luis Figo

Neymar menegaskan kepindahannya ke Parc des Princes tidak dimotivasi oleh uang.


OLEH  DEWI AGRENIAWATI


Kepindahan Neymar pindah ke Paris Saint-Germain memantik beragam opini, baik pro dan kontra. Tidak sedikit yang memandang pemain internasional Brasil itu meninggalkan Barcelona gara-gara uang.

Namun, Neymar menolak disamakan dengan Luis Figo, yang mendapat label pengkhianat saat menyeberang dari Camp Nou ke tim rival abadi Real Madrid dengan rekor transfer dunia kala itu, pada 2000.

Figo bahkan dilempari kepala babi ketika ia kembali ke markas Barca dengan seragam Los Blancos, dan kini poster yang mencap Neymar sebagai pengkhianat sudah muncul di Barca, sementara video sejumlah fans membakar jersey-nya pun mulai tersebar.

SIMAK JUGA: Soal Transfer Neymar, FIFPro Kecam Regulasi FIFA

“Saya tidak melakukan hal buruk. Saya sedih dengan fakta, beberapa fans berpikir demikian. Saya harap ini hanya sebagian kecil fans,” kata Neymar, yang baru saja diperkenalkan kepada media.

“Saya tidak pernah kehilangan respek kepada fans. Saya pikir setiap pemain seharusnya dibiarkan bertahan atau meninggalkan sebuah klub. Anda tidak diwajibkan bertahan di sebuah klub.

“Saya tidak pernah tidak hormat kepada siapa pun. Sekali lagi, saya ingin berterima kasih kepada fans, pemain, dan klub Barcelona.”

Mengenai klaim dirinya termotivasi dengan gaji €30 juta per tahun, Neymar menambahkan:  “Orang-orang ini tidak tahu apa pun soal kehidupan personal saya. Saya tidak pernah termotivasi oleh uang. Yang saya pikirkan adalah kebahagiaan saya, bersama dengan keluarga.

“Jika saya mengikuti uang, mungkin saya ada di tempat lain. Sedih memikirkan bahwa beberapa orang berpikir itu.”

Topics