Neymar: Kartu Merah Saya Tidak Adil Dan Berlebihan!

Pemain termahal sejagat ini tidak bersikap legawa setelah diusir wasit dalam Le Classique.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Penyerang Paris Saint-Germain Neymar merasa kartu merah yang didapatkannya dalam laga melawan Olympique Marseille, Senin (23/10) dini hari WIB, adalah sebuah keputusan yang tidak adil dan berlebihan.

Dalam partai lanjutan Ligue 1 Prancis di Stade Velodrome itu, Neymar diganjar kartu merah oleh wasit Ruddy Buquet karena bereaksi agresif setelah dilanggar Lucas Ocampos di menit ke-87. Saat itu, PSG sedang tertinggal 2-1 sebelum akhirnya Edinson Cavani mencetak gol penyelamat lewat tendangan bebas di masa injury time untuk memaksakan skor sama kuat 2-2.

Selepas laga, Neymar melancarkan protes soal pengusirannya itu karena ia merasa menjadi korban. Penyerang Brasil itu memang tercatat menjadi pemain yang paling sering dilanggar dalam partai bertajuk Le Classique tersebut. Ia juga sempat menjadi sasaran lempar dari fans Marseille ketika mengambil tendangan penjuru.

“Saya rasa hal itu [kartu merah yang saya terima] berlebihan dan tidak adil. Saya terlalu banyak menderita di laga ini. Lihat, saya punya banyak bekas luka di sekujur tubuh,” kata Neymar kepada Esporte Interativo.

“Itu adalah bentuk sikap frustrasi saya setelah dilanggar. Saya sangat terganggu ketika dia [Ocampos] melanggar saya dari belakang. Wasit telah melakukan apa yang dia inginkan,” imbuhnya.

Meski hanya meraih hasil seri, PSG tetap bercokol di puncak klasemen Ligue 1 dengan keunggulan empat poin. Neymar sendiri bakal absen dalam laga berikut melawan Nice, Jumat (27/10) mendatang.

 

Topics