Neymar Ungkap Ketakutan Terbesarnya

Sebuah momen mengerikan di Piala Dunia 2014 masih menghadirkan trauma bagi Neymar.

Bintang Barcelona Neymar mengaku masih trauma dengan insiden fatal yang dideritanya saat membela Brasil di perempat-final Piala Dunia 2014 melawan Kolombia. Bagi Neymar, kejadian itu adalah momen terburuk dalam hidupnya dan membuatnya sangat ketakutan karena berpotensi mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola.

Seperti diketahui, dalam laga yang dimenangi Brasil 2-1 itu, punggung Neymar dihantam oleh lutut bek Kolombia Juan Camilo Zuniga sehingga membuat sang penyerang cedera dan absen di sisa turnamen. Tanpa Neymar, Selecao dipermalukan Jerman 7-1 di semi-final sebelum takluk 3-0 dari Belanda di perebutan tempat ketiga.

“Saya memiliki momen-momen sulit dalam karier saya, tetapi apa yang terjadi di Piala Dunia Brasil adalah yang paling menyakitkan,” ungkap penyerang 24 tahun itu kepada La Gazzetta dello Sport, Selasa (12/7).

“Adalah mimpi saya sejak kecil untuk menjadi juara dunia di kandang sendiri. Tetapi segalanya buyar karena sebuah cedera yang bisa membuat saya terancam meninggalkan sepakbola untuk selamanya. Saya sungguh sangat ketakutan ketika itu. Untungnya, saya mendapat dukungan dari keluarga dan teman-teman untuk menghadapi momen seperti itu,” terangnya.

Neymar kini tengah bersiap untuk menebus kegagalannya di Piala Dunia 2014 itu ketika kembali membela Brasil di depan pendukungnya sendiri dalam ajang Olimpade 2016 di Rio de Janeiro.