Oliver Bierhoff: Youngster Jerman Bikin Seniornya Tertekan

Keberhasilan skuat muda Jerman menembus final Piala Konfederasi secara meyakinkan membuat Bierhoff amat terkesan.

Legenda Jerman Oliver Bierhoff menilai performa mengesankan skuat muda Der Panzer di sepanjang gelaran Piala Konfederasi 2017 bakal menghadirkan tekanan bagi para pemain senior yang diistirahatkan di turnamen tersebut.

Joachim Low dan pasukannya memastikan diri lolos ke final untuk menantang Cile setelah menghantam Meksiko 4-1 di semi-final, Jumat (30/6) dini hari WIB. Sebelumnya, mereka mampu keluar sebagai juara Grup A. Jerman juga tercatat belum terkalahkan di Rusia dan sudah mengemas 11 gol.

Pencapaian itu terbilang luar biasa mengingat Low tidak membawa sebagian besar pemain pilarnya seperti Manuel Neuer, Mats Hummels, Thomas Muller, Toni Kroos, dan Mesut Ozil. Para pemain bintang ini, menurut Bierhoff, bakal tertekan melihat performa juniornya karena itu artinya mereka bakal saling bersaing ketat untuk masuk ke skuat Piala Dunia 2018.

“Kami gembira bisa mencapai titik ini. Hasil ini penting, tetapi yang lebih penting adalah melihat para pemain bertindak dalam situasi tertentu. Saya pikir, setiap pemain telah bermain baik dalam tiga pekan terakhir,” kata Bierhoff dalam jumpa pers selepas laga kontra Meksiko.

“Hal ini akan menghadirkan tekanan kepada para pemain senior karena banyak pemain di skuat muda ini yang bermain baik, misalnya Leon Goretzka dan Joshua Kimmich. Semoga anak-anak muda ini yang akan memenangi trofi [Piala Konfederasi],” seru eks striker AC Milan ini.

Joachim Löw Oliver Bierhoff DFB-Team WM-Qualifikation 06102016

Bierhoff sendiri merupakan salah satu tangan kanan Low dengan memegang jabatan sebagai manajer bisnis timnas Jerman. Selain Bierhoff terdapat asisten lain seperti Marcus Sorg, Andreas Kopke, Thomas Schneider, dan Miroslav Klose. Menurutnya, kombinasi staf pelatih ini sudah ideal untuk membantu para pemain semakin berkembang.

“Kami memiliki campuran staf yang bagus. Kami mampu membuat para pemain menikmati momen mereka di timnas. Anda bisa melihat sendiri, mereka bisa bermain fleksibel di formasi yang berbeda serta cerdas beradaptasi dalam situasi dan taktik tertentu,” imbuhnya.