Oliver Kahn: Franck Ribery Mesti Lupakan Kekecewaan Ballon D'Or

Oliver Kahn berpendapat penurunan performa Franck Ribery berhubungan dengan kegagalannya menyabet Ballon d'Or.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter
Kiper legendaris Bayern Munich, Oliver Kahn, mendorong Franck Ribery untuk melupakan rasa kecewanya atas kegagalan menyabet Ballon d'Or tahun agar bisa kembali menunjukkan level performa terbaik untuk The Bavarians.

Ribery belakangan tampil di bawah standar, bahkan ditarik keluar lebih dini saat Bayern dikalahkan Real Madrid 1-0 pada partai semi-final leg pertama Liga Champions, Rabu lalu.

Kahn meyakini ini berhubungan dengan kegagalannya bersaing dengan Cristiano Ronaldo dalam anugerah Pemain Terbaik Dunia, Januari lalu, meski berperan penting membawa Die Roten menorehkan treble winners musim kemarin.

"Seremoni Ballon d'Or sudah berlalu sangat lama. Tentunya sulit bagi pemain sensitif sepertinya untuk tidak memenangi Ballon d'Or setelah merengkuh treble, tapi Anda harus bisa move on di satu titik," tulis Kahn dalam kolom di Bild.

"Maksud saya, apa yang sesungguhnya kita bicarakan... Ballon d'Or adalah trofi individual. Ini seharusnya bukan tentang Franck Ribery secara individu, tapi tentang Bayern Munich dan apa yang bisa dicapai klub."

"Mereka dapat mencapai hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya: mempertahankan treble. Anda harus menempatkan kepentingan tim di atas isu personal, tapi itu tak mudah bagi Ribery."

"Atmosfer sangat penting baginya. Anda harus banyak berkomunikasi dengannya dan memberinya perhatian. Selalu sulit memahami apa yang terjadi dalam dirinya, tapi dia pemain yang bisa membuat perbedaan."

Bayern, yang telah mengunci gelar Bundesliga dan menembus final DFB-Pokal, mesti memenangi pertemuan kedua dengan Madrid lewat keunggulan minimal dua gol bersih untuk melaju ke partai pamungkas Liga Champions.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics