Paolo Di Canio: Jual Leonardo Bonucci, Juventus Bertindak Tepat

Eks bintang West Ham ini menyebut Bonucci sebagai pengacau keharmonisan ruang ganti Juventus sehingga layak disingkirkan.

Meski mendapat protes keras dari sebagian besar fans, keputusan Juventus untuk melego Leonardo Bonucci ke AC Milan dinilai oleh Paolo Di Canio sebagai tindakan yang tepat.  

Bonucci membuat kehebohan di bursa transfer musim panas ini setelah menerima pinangan Milan pada Jumat (14/7) lalu. Bek 30 tahun itu diboyong ke San Siro dengan mahar €42 juta dan menyepakati kontrak kontrak lima tahun.

Bagi Di Canio, kepindahan Bonucci tersebut tidak terhindarkan mengingat sang bek tengah sudah mengganggu keharmonisan ruang ganti Juve akibat perseteruannya dengan pelatih Massimiliano Allegri di musim lalu.

“Apakah saya terkejut dengan transfer ini? Di satu sisi, ya. Tapi di sisi lain, tidak, karena setelah melihat apa yang terjadi di musim lalu antara Bonucci, pelatih, dan klub. Di klub sebesar Juventus, hal itu tidak boleh terjadi,” kata Di Canio.

“Juventus bisa mengorbankan pemain top karena mereka ingin atmosfer yang bagus di ruang ganti. Mereka ingin sebuah tim yang kompak. Tahun ini adalah waktu yang tepat bagi Bonucci dan klub untuk berpisah. Tapi saya terkejut dia karena dia memilih Milan,” imbuh eks striker Juventus, Milan, Lazio, dan West Ham United ini.

Membicarakan Milan yang telah menghabiskan sekitar €200 juta untuk membeli sepuluh pemain di musim panas ini, Di Canio tidak terlalu yakin jika Rossoneri akan langsung menjadi kandidat peraih Scudetto di musim depan.  

“Tidak. Milan hanya membeli satu pemain bermental juara, Bonucci, sementara rekrutan lainnya tidak. Mereka memang pemain bagus, tetapi belum pernah menjadi juara di level tertinggi. Dan ketika Anda membuat revolusi, itu membutuhkan waktu. Akan sangat mengejutkan jika Milan langsung menjuarai liga,” terangnya.