Parlemen Eropa Minta Sepp Blatter Lekas Mundur

Pengumuman pengunduran diri Sepp Blatter pekan lalu dipandang belum cukup. Ia dituntut untuk langsung meletakkan jabatannya.

Sepp Blatter mendapat desakan dari Parlemen Eropa untuk selekasnya meletakkan jabatan sebagai presiden FIFA.

Blatter sudah mengumumkan rencana pengunduran diri pekan silam seiring mencuatnya skandal korupsi di badan tertinggi sepakbola dunia, namun pria Swiss itu akan tetap menduduki posisinya hingga terpilihnya presiden anyar dalam Kongres Luar Biasa yang akan diadakan antara Desember tahun ini dan Maret 2016.

Parlemen Eropa memandang itu belum cukup. Blatter dituntut untuk mundur dengan segera.

"Parlemen Eropa...meminta, di antara hal lainnya, pengunduran diri langsung presiden FIFA Joseph Blatter," demikian pernyataan resmi yang dirilis Kamis (11/6) ini.

"Parlemen menyambut pengunduran diri Joseph Blatter sebagai presiden FIFA dan meminta federasi tersebut untuk memilih pemimpin interim untuk menggantikannya."

"FIFA harus ditempatkan dalam proses pengambilan keputusan yang transparan, seimbang, dan demokratis, termasuk untuk pemilihan presiden baru, menambahkan resolusi, yang diluluskan dengan unjuk tangan."

Dalam pernyataannya Parlemen Eropa juga menyebut keputusan untuk menunjuk Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah dua edisi Piala Dunia berikut mesti dianggap "tidak valid" apabila dugaan korupsi terkait proses bidding terbukti.

Seperti diketahui, skandal menghebohkan ini pertama menyeruak dua pekan lalu, dengan tak kurang dari 14 orang, sembilan di antaranya ofisial FIFA, dijadikan tersangka untuk tuduhan pemerasan, suap, pencucian uang, dan penipuan.

 

 

Topics