Patrick Vieira Kecam Penunjukkan Carlo Tavecchio

Eks pemain Juventus dan Internazionale ini mengaku geram dengan penunjukkan seorang sosok kontroversial sebagai orang nomor satu FIGC.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Patrick Vieira mengaku tidak sepakat dengan keputusan federasi sepakbola Italia (FIGC) menunjuk Carlo Tavecchio sebagai presiden organisasi tersebut.
Seperti diketahui, pada Senin (11/8) kemarin, Tavecchio terpilih menjadi pengganti Giancarlo Abete yang mengundurkan diri setelah timnas Italia tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2014. Namun, kontroversi muncul karena pria berusia 71 tahun itu diyakini punya pandangan rasis terhadap pemain berkulit gelap menyusul komentarnya tentang “makan pisang” seputar transfer pemain asing di Italia.
“Sungguh memalukan. Sulit dipercaya bahwa Carlo Tavecchio terpilih menjadi presiden FIGC setelah komentar tersebut. Bagi saya, hal itu menunjukkan bahwa para pemegang kekuasaan di sepakbola Italia masih sangat jauh dalam pengelolaan diskriminasi,” ujar Vieira melalui akun Twitter-nya.
“63,63 persen dari voting tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak berniat melawan rasisme. Saya pernah bermain di Italia jadi saya tahu dengan isu semacam ini. Jika dia [Tavecchio] adalah orang Inggris, maka karier politiknya dipastikan akan hancur akibat komentarnya tersebut,” ujar Vieira, yang kini menjabat sebagai manajer tim reserve Manchester City.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics