Paul Scholes: Inggris Butuh Bek Sentral Muda

Legenda Manchester United ini menyarankan agar Inggris lebih berani memainkan seorang "John Terry muda".

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Paul Scholes menilai Inggris saat ini membutuhkan dua bek sentral berusia muda setelah performa para pemain senior di posisi tersebut kurang memuaskan di Piala Dunia 2014.

Roy Hodgson memang membawa banyak pemain muda di Brasil, seperti Luke Shaw, Ross Barkley, hingga Raheem Sterling. Namun di posisi bek sentral, mereka masih terpaku pada Gary Cahill dan Phil Jagielka. Keduanya dianggap kurang solid saat Inggris takluk dari Italia dan Inggris dengan skor identik 2-1 di dua partai awal Grup D.

Bahkan, kemenenangan Kosta Rika atas Italia pada Jumat (20/6) secara tak langsung memastikan The Three Lions tersingkir lebih dini. Scholes pun meminta Hodgson tak hanya mempromosikan generasi baru di lini depan saja, seperti yang selama ini mereka tunjukkan, tetapi juga di lini belakang.

“Roy butuh dua bek sentral yang bisa menggulirkan bola dengan baik ke lini tengah secara berulang-ulang dan juga full-back yang bisa bertahan. Leighton Baines dan Glen Johnson adalah full-back bagus yang bisa menyerang dengan baik, tapi kami sudah memiliki para penyerang bagus,” tulis Scholes dalam kolomnya di Paddy Power.

“Tak membawa Ashley Cole mungkin sebuah kesalahan, karena Inggris butuh kemampuan bertahannya. Saya rasa, Baines dan back-four Inggris sudah sedikit terekspos kelemahannya.”

“Ada anggapan jika John Terry harusnya tetap bermain dan memimpin lini belakang, tetapi dia sudah tidak muda lagi. Idealnya, yang dibutuhkan Inggris saat ini adalah seorang ‘John Terry muda’ dan seorang ‘Rio Ferdinand muda’ yang mampu tampil prima di belakang,” tambahnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics