Pedro Rodriguez Hijrah Demi Kans Bermain

Berat bagi Pedro meninggalkan Barcelona, namun pilihan itu ditempuhnya demi mencari kesempatan tampil reguler.

Kurangnya kesempatan bermain diakui Pedro Rodriguez melatarbelakangi keputusannya untuk meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Chelsea.

Promosi ke skuat utama Barca pada 2008, pemain gesit yang sanggup menempati berbagai posisi lini depan ini belakangan sukar meraih posisi utama seiring keberadaan trisula paten Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.

Meski berat, pilihan untuk hijrah pun ditempuhnya musim panas ini. Bersama Chelsea, Pedro langsung menjadi starter dalam debutnya dan turut menyumbang satu gol untuk mengalahkan tuan rumah West Brom 3-2, Ahad (23/8) kemarin.

Pada Senin ini ia kembali ke Camp Nou untuk konferensi pers perpisahannya dengan The Catalans.

"Dari usia dini telah menjadi impian saya bermain untuk Barca. Saya berterima kasih kepada semua orang, kehidupan saya ada di sini," kata Pedro, yang musim lalu merengkuh treble kedua bareng Blaugrana.

"Situasi yang ada menyulitkan saya untuk terus di Barca dan kami menemukan jalan keluar yang baik. Saya sedih harus pergi, tapi ini kesempatan bagus."

"Pertama-tama rasanya aneh mengenakan seragam yang bukan Barca. [Tetapi] saya senang dengan tantangan baru ini. Ini bukan tentang uang. Ini tentang kebutuhan bermain secara konsisten."

"Hal termudah untuk dilakukan adalah bertahan, ini keputusan sulit. Saya mengambil risiko, tapi saya telah memutuskan."

"Dewan direksi dan staf di FC Barcelona bersikeras agar saya bertahan, dan untuk itu saya berterima kasih kepada mereka."

"Kalau suatu hari nanti takdir membawa saya untuk bermain menghadapi Barca di Camp Nou, itu akan menimbulkan perasaan aneh. Saya berharap tidak bertemu Barca."