Pelatih Malmo Angkat Topi Untuk Paris Saint-Germain

Age Hareide selaku pelatih Malmo menyebut timnya memang kalah kelas ketimbang juara Ligue 1 tersebut.

Pelatih Malmo Age Hareide mengakui bahwa timnya kalah kelas usai ditekuk Paris Saint-Germain 2-0 di matchday perdana Liga Champions, Rabu (16/9) dinihari WIB.

Bermain di Parc des Princes, Malmo kalah segalanya dari juara Ligue 1 Prancis tersebut, yang berhasil menguasai penuh jalannya pertandingan sebagaimana Angel di Maria dan Edinson Cavani menjadi penentu kemenangan.

Terkait kekalahan tersebut, Hareide tak sungkan untuk memuji pasukan Laurent Blanc selagi ia tidak terlalu mempermasalahkan hasil ini.

“Ini seperti duel tinju, di mana butuh banyak keberanian,” ujarnya usai laga. “Kami memang memilikinya, namun itu tidak cukup. Kami sangat ingin maju dan menyerang, namun kami kesulitan untuk menguasai bola.

“Kami tidak memiliki pertandingan selevel Liga Champions sejak Desember, dan kami mendapati perbedaan besar dengan liga Swedia.

“Angkat topi untuk PSG yang menampilkan permainan apik, namun kami kebobolan terlalu banyak gol tandang, kami harus belajar untuk menutup rapat pertahanan.

“Kami jauh lebih baik di kandang, jadi kami akan melakukan segalanya untuk meraih sesuatu melawan Real Madrid. Kami akan berjuang untuk urutan ketiga,” tutupnya.