Pelatih Persegres Gresik United Desak PSSI Junjung Fair Play

Hanafi yang juga bertindak sebagai manajer meminta tak ada perlakuan khusus kepada tim pengguna marquee player.

Kendati mengaku tidak gentar menghadapi tim yang diperkuat marquee player, pelatih Persegres Gresik United Hanafi mendesak PSSI tetap menerapkan regulasi 2+1 di atas lapangan pada Liga 1 2017.

Hanafi mengatakan, kehadiran marquee player sangat bagus untuk Liga 1. Namun Hanafi mendesak PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dapat menjalankan aturan pertandingan dengan baik tanpa memandang status klub. 

“Kami sangat mendukung penuh regulasi itu bila memang untuk memajukan sepakbola Indonesia. Yang patut digaris bawahi, jangan sampai nanti memaksakan diri menggunakan jasa marquee player, tapi ujung-ujungnya bermasalah dengan kontrak pemain di akhir musim,” cetus Hanafi.

“Biarpun kami tanpa marquee player, kami siap menghadapi tim lain yang menggunakannya. Saya berharap penerapan itu juga diimbangi dengan penegakan aturan fair play dalam pertandingan. Jangan nanti tim yang pakai marquee player diberi perlakuan khusus, karena takut kalah dari tim kecil seperti kami.”

“Tidak ada masalah dengan kami yang akan melakoni kompetisi tanpa marquee player. Kami sudah siap menjalani kompetisi dengan pemain yang ada. Saat ini, saya dan manajemen masih fokus mencari tambahan pemain asing non Asia di pertahanan.”

Sementara itu, kesibukan Bagoes Cahyo Yuwono dalam mengelola bisnisnya membuat manajemen PT Persegres Joko Samudro memutuskan Hanafi merangkap tugas sebagai manajer tim. Sedangkan asisten manager ditempati Citra Bagus Pratama.

“Pak Bagoes Cahyo Yuwono banyak kesibukan mengurus bisnisnya di luar kota. Padahal dalam regulasi yang baru, di setiap pertandingan tim harus didampingi manajer tim, kalau tidak bisa didenda Rp10 juta. Untuk itu kami memilih coach Hanafi,” jelas sekretaris tim Hendri Febri dilansir laman Surya.

“Saya tidak masalah dan siap-siap saja mendapat tugas ini. Yang terpenting bisa membagi peran, karena di luar negeri juga seperti ini,” timpal Hanafi.