Pelatih Persiba Balikpapan Minta Pemain Jaga Emosi

Edu bakal menarik ke luar pemain yang terlihat mulai tersulut emosi agar tidak merugikan tim.

Pelatih Persiba Balikpapan Eduard Tjong mengingatkan pemain agar bisa mengendalikan emosi selama mengarungi Piala Presiden 2015, sehingga tidak mendatangkan kerugian bagi tim, maupun klub.

Seperti diketahui Mahaka Entertaiment & Sport telah menyiapkan sanksi tegas bagi klub jika ada pemain yang bertindak kasar di lapangan, salah satunya denda Rp100 juta jika melakukan pemukulan terhadap wasit yang memimpin pertandingan.

“Manajemen sudah bilang soal sanksi itu ke pemain, dan mereka juga akan berpikir jika melakukan itu. Paling tidak mereka belajar menjaga emosi. Kerugian juga buat mereka, karena tidak bisa main seterusnya di Piala Presiden,” tutur Edu, sapaan Eduard.

Mantan arsitek Persela Lamongan ini menegaskan, ia akan segera menarik keluar pemain jika ada yang mulai tersulut emosi terkait kepemimpinan wasit, maupun sikap lawan. Namun jika hanya melakukan protes, hal itu dianggap wajar.

“Kalau ada yang kayak begitu, kita akan cepat-cepat tarik keluar, supaya dia tidak kena [sanksi], atau kita panggil dulu untuk kita ingatkan. Kalau hanya sekadar protes tidak masalah, tapi kalau sampai pukul itu yang harus kita hindari,” ujarnya.

“Tapi itu juga jangan membuat pemain jadi takut. Main normal saja, yang penting jangan sampai pukul. Kalau mereka yang pukul itu urusan mereka.” (gk-54)