Pelatih Persiba Balikpapan Sebut Tak Mudah Angkat Mental Pemain

Haryadi menyatakan, membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk mengembalikan mental pemain.

Pelatih Persiba Balikpapan Haryadi mengaku tidak mudah untuk mengembalikan mental dan kebugaran pemain bila kompetisi di Indonesia kembali digulirkan di masa mendatang.

Sebelumnya, Persiba kembali membubarkan tim setelah turnamen Championship Cup batal digelar akibat PT Liga Indonesia tidak mendapat rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Haryadi mengungkapkan, tarik-ulur kompetisi sangat berdampak pada psikis, dan kebugaran para pemain. Selain itu lanjut mantan asisten Eddy Simon Badawi ini menuturkan, motivasi para pemain juga sangat drop.

“Dampak psikologis pemain itu sangat berpengaruh. Karena, sebelunya sudah ada gambaran oke pertandingan digelar, lalu pemain melakukan persiapan, tapi akhirnya tidak jadi, batal,” ujar Haryadi.

“Kalau kompetisi suatu saat digelar lagi, kondisi pemain sudah tentu sudah turun, termasuk kebugaran, dan itu butuh waktu untuk mengembalikan seperti semula. Harusnya ini juga menjadi perhatian para petinggi, ketika akhirnya kompetisi ini semakin tidak jelas, semakin karut-marut.”

Sementara itu, pelatih kiper Persiba Joko 'Dalbo' Haryanto pun sangat menyayangkan situasi kompetisi yang tidak jelas.

“Mau seperti apa lagi kalau kondisinya seperti ini? Kami dan pemain sangat ingin ada pertandingan, tapi apakah mereka ingin ada pertandingan? Kalau ingin, konflik itu harus berakhir,” cetus Dalbo.

Kiper terbaik Persiba era tahun 1990-an itu pun menyatakan, setelah tak ada kompetisi, dirinya akan mencoba merambah dunia bisnis untuk menafkahi keluarga.

“Selain kumpul dengan keluarga, juga akan bisnis kecil-kecilan, termasuk mungkin kalau ada kesempatan mau ambil lisensi AFC,” pungkas mantan penjaga gawang Niac Mitra ini. (gk-54)