Pelatih Tepis Anggapan Perseru Serui Tak Punya Karakter Papua

Berbeda dengan Persipura, Perseru jadi tim asal Papua yang berkutat di papan bawah klasemen.


OLEH   FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter


Perseru Serui kembali menelan pil pahit pada laga tandang melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (19/9) petang, pada lanjutan Liga 1 2017. Perseru harus menyerah 1-0, dari tim Macan Kemayoran.

Hasil itu semakin mempersempit jalan Perseru untuk keluar dari zona merah, karena saat ini mereka menempati posisi 16 klasemen dengan 22 poin. Nasib yang berbeda dengan Persipura Jayapura sesama tim asal Papua.

SIMAK JUGA - Persija Menang Tipis Atas Perseru

Jika Perseru berjuang untuk lolos dari jurang degradasi, Persipura justru setia mengintai tangga klasemen untuk menjadi juara. Tim berjuluk Mutiara-Hitam tengan berada di peringkat empat dengan 45 poin, selisih empat dari posisi satu, Bhayangkara FC.

Agus Yuwono sebagai arsitek Perseru pun tak sepakat jika timnya dianggap tak punya daya juang tinggi seperti tim Papua lain. Ia menegaskan bahwa Arthur Bonai dan kolega punya karakter bermain dan tampil bagus saat dikalahkan oleh Persija.

SIMAK JUGA - Kalah, Perseru Merasa Tak Didukung Dewi Fortuna

"Saya rasa anda boleh berpendapat, tapi sepanjang kami bermain ini adalah karakter kami. Kalau kami sudah menyerah (degradasi) untuk apa kami bermain menyerang? Lebih baik kami bertahan saja," kata Agus menjawab kritik dari wartawan.

"Apa pun yang kami lakukan, ini adalah ciri khas Papua tentang bagaimana kami bermain dan tidak pantang menyerah," pungkas pelatih yang ditunjuk menggantikan Yusack Susanto itu.