Pemain Arema Cronus Dinilai Remehkan Persepam Madura Utama

I Made Pasek berharap penggawa Arema bisa belajar dari kesalahan saat menghadapi Laskar Sapeh Ngamok.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter

Jajaran pelatih Arema Cronus merasa gusar dengan sikap pemain yang masih menganggap remeh lawan usai memetik kemenangan 3-1 atas Persepam Madura Utama dalam pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan kemarin.
Meski bersifat hiburan, karena bertepatan dengan launching tim, Arema menurunkan pemain terbaiknya sejak menit pertama. Namun Arema kecolongan lebih dulu pada menit ke-25 melalui gol Srivi Arvani.
Asisten pelatih Arema I Made Pasek Wijaya menyatakan, skuat Singo Edan masih perlu memperbaiki kelemahan yang terlihat di laga ini, terutama sikap meremehkan pemain lawan, sehingga bisa dibobol melalui serangan balik.
“Pemain sudah bekerja keras dengan baik. Namun saat mereka menekan, dan menguasai pertandingan, mereka mendapatkan pelajaran dari serangan balik Persepam yang berbuah gol,” cetus I Made Pasek.
“Saya tahu Persepam bukanlah tim yang jelek, karena mereka sudah lama mempersiapkan diri untuk menghadapi Divisi Utama. Jadi kesalahan-kesalahan kecil seperti itu tidak boleh diulangi kembali.”
Usai kebobolan lebih dulu, Arema bangkit, dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-27 melalui Victor Igbonefo. Skor 1-1 membuat Arema semakin bersemangat untuk menang.
Hasilnya, Arema mampu membalikkan keadaan. Berawal dari umpan silang yang gagal dibuang barisan belakang Persepam, Abblode Yao Rudy mampu membuat gol memanfaatkan kemelut di depan kotak penalti.
Di awal babak kedua, kepanikan pemain Persepam untuk mengatasi serangan balik membuat Laskar Sapeh Ngamok kebobolan lagi akibat bunuh diri Dedi Indra yang berusaha menghalau bola. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. (gk-48)

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.