Pemain Arema Cronus Masih Dirundung Kekecewaan

Joko Susilo mengungkapkan, para pemain tidak tampil lepas ketika menjalani laga persahabatan di Sleman.

Kendati mencatat kemenangan telak 4-1 atas PSS Sleman All-Stars dalam pertandingan persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (23/5) malam WIB, jajaran pelatih Arema Cronus menilai pemain tidak tampil lepa.

Dalam laga itu, Arema sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Busari hasil kerja sama satu-dua dengan Moniega Bagus. Namun Arema bisa bangkit, dan menyamakan kedudukan lewat Cristian Gonzales pada menit ke-25. Tim besutan Suharno itu berbalik unggul menjelang babak pertama berakhir melalui gol Arif Suyono.

Di babak kedua, Arema praktis menguasai jalannya pertandingan. Mereka memperbesar keunggulan, sekaligus memastikan kemenangan lewat Dendi Santoso di menit ke-47 dan inuury time.

Asisten pelatih Arema Joko Susilo mengungkapkan, perfoma yang diperlihatkan para pemain tidak sesuai dengan penampilan sesungguhnya. Joko mengakui pemain sempat demam panggung di menit awal.

“Para pemain masih merasakan kekecewaan saat kompetisi dihentikan. Saya terangkan kepada pemain untuk bermain lepas, namun sepertinya tidak bisa maksimal,” ungkap Joko.

“Hasil akhir memang bukan tujuan Arema, karena kita datang ke Sleman adalah memberikan hiburan kepada warga di sini, karena sedang merayakan ulang tahun [Kabupaten Sleman].”

“Selain itu, mungkin karena lawan juga tidak dalam kondisi terbaik, karena baru saja dikumpulkan, sehingga Arema bisa menang dengan skor telak.”

Sedangkan pelatih PSS All-Stars Edi Broto mengakui kualitas lawannya. Kondisi Arema yang tetap menjalani latihan dianggap sebagai sebuah keuntungan dibandingkan timnya sendiri yang baru dikumpulkan untuk menyambut laga ini.

“Saya menghargai usaha keras dari para pemain. Memang secara kualitas Arema unggul di atas Sleman, sehingga memang seperti kedodoran menghadapinya,” terang Edi. (gk-48)