Pemain Asing Bisa Pakai Visa Turis

Penggunaan visa turis ini harus disertakan dengan bukti surat resmi proses permohonan VKU ke imigrasi.

Mepetnya waktu yang dimiliki sejumlah klub untuk mengurus administrasi pemain asing menghadapi turnamen Piala Presiden membuat PSSI memperkenankan mereka memakai visa turis.

Hal itu disepakati setelah PSSI menggelar pertemuan dengan panitia pelaksana (panpel) turnamen dan klub di Yogyakarta, Jumat (3/2) malam WIB. Namun pemakaian visa turis itu disertai syarat.

“Terkait izin pemain asing, syarat yang dimintakan adalah visa kunjungan usaha [VKU]. Pemain asing boleh tetap mengikuti fase grup turnamen dengan visa turis,” ujar direktur hubungan internasional dan media PSSI Hanif Thamrin dalam rilisnya.

“Dengan syarat, klub menyertakan dokumen berupa bukti surat resmi dari klub yang sudah mulai menjalankan proses permohonan VKU ke imigrasi. Panpel akan menjembatani komunikasi terkait hal ini kepada BOPI [Badan Olahraga Profesional Indonesia].”

Hanif menambahkan, penutupan pendaftaran pemain asing untuk berlaga di Piala presiden paling lambat, Selasa (7/2). Sedangkan untuk pemain lokal diberikan batas waktu hingga 19 Februari.

Mengingat masih banyak klub yang melakukan seleksi pemain, panpel memberikan batasan kepada setiap klub untuk minimal mendaftarkan 18 nama. Sedangkan 12 nama lainnya menyusul.

Kesepakatan lainnya yang dihasilkan dari pertemuan itu adalah penerapan aturan pembatasan pemain di atas usia 35 tahun, serta legiun asing 2+1. Selain itu, klub mendaftarkan lima pemain berusia di bawah 23 tahun, tiga diantaranya diturunkan selama 45 menit.