Pemain Mitra Kukar Peduli Bayi Yang Dianiaya

Para penggawa Naga Mekes menyempatkan waktu untuk menengok bayi perempuan berusia dua bulan yang dianiaya pamannya di Tenggarong, Kamis (1/5).

LIPUTAN BAYU SURYA DARI TENGGARONG
Para penggawa Mitra Kukar tak hanya mengisi waktu senggang dengan hanya berleha-leha. Mereka pun memperhatikan kondisi masyarakat sekitar yang berada di Tenggarong. Ya, jelang laga derby melawan Persiba Balikpapan di Stadion Aji Imbut, Minggu (4/5) nanti, skuat Naga Mekes menyempatkan diri untuk mengunjungi bayi yang menjadi korban penganiayaan pamannya di RSUD AM Parikesit Tenggarong, Kamis (1/5).
Bayi yang bernasib malang tersebut adalah Danu yang masih berusia dua bulan. Dia dianiaya pamannya sendiri, Domingus (35 tahun), yang merupakan warga Desa Lamin Telihan, Kecamatan Kenohan, Kukar. Kabar mengenai kisah tragis bayi itu pun sampai ke penggawa Mitra Kukar melalui pemberitaan di berbagai media.
Sontak, setelah melihat pemberitaan yang memilukan itu, terlebih lokasinya berdekatan dengan markas tim, membuat hati para pemain Mitra Kukar langsung tergugah untuk ikut membantu meringankan beban bayi tersebut. Kunjungan dilakukan langsung oleh sejumlah anak asuh Stefan Hansson itu seperti Zulkifli Syukur, Bima Sakti, Jajang Mulyana, Gunawan Dwi Cahyo, serta Gamal, yang didampingi suporter Mitra Mania (Mitman) dan Mitgirls.
"Paling tidak, kami di samping sebagai pemain sepakbola, kami juga mempunyai jiwa kemanusiaan. Dan itu kami tunjukkan kepada masyarakat disini (Kukar) kalau kami juga bisa melakukan kegiatan bakti sosial, dan bukan hanya bermain sepakbola saja," ucap Zulkifli, kepada wartawan usai membesuk bayi tersebut.
"Kami prihatin sekali. Apalagi kondisi bayi itu kakinya patah akibat dianiaya pamannya. Kami juga merasa heran, masih ada saja manusia yang tega menganiaya bayi, apalagi masih berusia dua bulan," cetus Zulkifli, yang menjabat sebagai kapten tim Mitra Kukar.
Selain mengunjungi bayi itu, pemain Mitra Kukar juga memberikan santunan kepada keluarga bayi berupa uang tunai. "Jadi, saya meminta kepada teman-teman Mitra Kukar, Mitman dan juga Mitgirls mengumpulkan sumbangan untuk memberikan bantuan kepada korban. Mungkin nominalnya tidak seberapa, tapi paling tidak itu bisa menjadi motivasi bagi keluarga dan bayi itu agar cepat sembuh. Selain itu, kami semua akan terus membantu dengan doa," tutur pemain berusia 29 tahun itu. (gk-63)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.