Pemain Pra PON Sumatera Selatan Diminta Serap Ilmu

Keltjes menjadikan laga melawan Star Ball Indonesia untuk mengevaluasi kelemahan tim besutannya.

Pelatih tim Pra PON Sumatera Selatan Rudy Keltjes meminta anak asuhnya menyerap ilmu yang akan diperlihatkan pemain senior di Star Ball Indonesia dalam laga ekshibisi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (27/6) malam WIB.

Tim Pra PON Sumsel berisikan sejumlah pemain Sriwijaya FC, seperti Jecky Arisandi, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Ikhsan Kurniawan, dan Teja Paku Alam. Sedangkan dua pemain senior Laskar Wong Kito yang masuk tim di laga nanti adalah Fachrudin Aryanto dan Titus Bonai.

Keltjes mengatakan, ajang ini menjadi kesempatan bagus bagi tim asuhannya yang akan turun di Pra PON pada September. Apalagi mereka cuma melakukan persiapan selama dua hari menghadapi Star Ball Indonesia.

Ditambahkan, meskipun tim lawan mayoritas diperkuat pemain senior yang pernah berbalut seragam tim nasional, para pemain diminta tetap menampilkan permainan terbaik, dan memberikan perlawanan sengit di lapangan.

“Baru dua hari ini saya ditunjuk jadi pelatih. Sebenarnya saya bukan pelatih SFC, tapi pelatih SFC plus, karena yang main nanti banyak SFC U-21 [Pra PON]. Insha Allah anak-anak akan menampilkan permainan yang cantik,” terang Keltjes.

“Ini kesempatan baik untuk anak-anak belajar kepada kakak-kakak seniornya. Ini bagus untuk persiapan tim menuju Pra PON.”

“Keuntungannya kami bisa mengevaluasi tim sebelum ke Pra PON. Saya berterima kasih tim Pra PON bertemu dengan bintang-bintang nasional, dan mudah-mudahan bisa membawa atlet Sumsel menjadi atlet nasional.”

Sementara sekretaris tim Achmad Haris mengatakan, anak asuh Rudy Keltjes akan memberikan perlawanan sengit, walaupun lawan yang dihadapi adalah senior yang sarat pengalaman di kancah sepakbola nasional.

“Walaupun kami banyak pemain muda, tapi kami akan tetap fight. Kami berharap melalui pertandingan ini mudah-mudahan sepakbola Indonesia sehat kembali,” ucap Haris. (gk-55)

Topics