Pemain Terbaik Eredivisie Speelronde 10: Jorrit Hendrix

Jika terus tampil seperti yang diperagakannya sepekan terakhir, Jorrit Hendrix adalah jawaban untuk posisi gelandang bertahan PSV Eindhoven.

OLEH AGUNG HARSYA Ikuti @agungharsya di twitter

Jorrit Hendrix mencetak gol pertamanya sejak berkiprah di Eredivisie Belanda dengan membantu PSV Eindhoven menggilas FC Utrecht 5-1 pada Speelronde 10, Minggu (26/10) petang.
Pemain 19 tahun ini layak dinobatkan sebagai yang terbaik dari Eredivisie pekan tersebut berkat penampilan gemilang di lini tengah PSV. Selain menyumbangkan satu gol, Hendrix melakukan kontribusi penting dengan memutus serangan lawan. Peran sebagai gelandang bertahan dijalankan dengan melakukan lima kali intersep dan dua kali tekel.
Sepanjang 90 menit penuh, Hendrix total melepas 48 kali operan dengan tingkat akurasi mencapai 91,7 persen. Berkat penampilan oke tersebut, Hendrix menerima banyak pujian. Posisi sebagai jangkar tim, selayaknya yang pernah diemban Mark van Bommel dan Kevin Strootman, dinilai sangat cocok bagi pemain yang pernah pula dimainkan sebagai bek tengah dan bek kiri ini.
Menit 25, PSV memperoleh serangan balik tepat dari garis tengah lapangan. Dengan jeli Luciano Narsingh mengintip pergerakan Hendrix berlari ke area pertahanan Utrecht yang melompong. Tinggal berhadapan dengan kiper Jeroen Verhoeven, awalnya tendangan Hendrix masih bisa dipatahkan. Namun, Hendrix tidak menyia-nyiakan kesempatan melesakkan bola pantulan ke dalam gawang.
"Jorrit tampil hebat. Terkadang dia kewalahan karena terlalu banyak berduel dalam rentetan pertandingan. Dia mengalami kram pada pertandingan Liga Europa melawan Panathinaikos. Hari ini dia bermain lebih cerdik dari posisinya," puji pelatih Philip Cocu.
Cocu bakal mengalami sakit kepala memilih komposisi lini tengah yang akan diturunkan dalam beberapa pertandingan ke depan. Terbukti Hendrix dan Andres Guardado memberikan keseimbangan sekaligus keleluasaan bagi Adam Maher untuk lebih dekat ke garis pertahanan lawan. Masalahnya, kapten Georginio Wijnaldum baru saja pulih dari cedera.
"Persaingan di lini tengah sungguh besar. Ada empat pemain untuk tiga posisi dan juga masih ada Stijn Schaars. Dibandingkan para pemain tersebut, saya yang lebih bertipe defensif. Mungkin itulah keuntungan saya," tukas Hendrix.
Pemain binaan akademi PSV ini mengatakan posisi sebagai gelandang lebih disukainya dan juga pernah dijalaninya di tim taruna PSV.
Bagi eks pemain Willy dan Rene van de Kerkhof, tidak hanya PSV yang dapat mengambil keuntungan dari posisi Hendrix sebagai gelandang bertahan, tetapi juga timnas Belanda di masa datang.
"Sungguh menakjubkan penampilan Jorrit," ujar Willy kepada Omroep Brabant. "Dia tampil tenang dan merambah setiap jengkal lapangan. Seseorang dengan tipe permainan seperti itu layak memperoleh tempat inti dalam tim. Dia harus bertahan di posisinya sekarang ini."
Saudara kembar Willy, Rene, menimpali, "Dia tipe pemain yang dibutuhkan timnas Belanda apalagi setelah pensiunnya Van Bommel. Dia tidak terlalu muda untuk dipanggil ke timnas."

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics