Pemain Terbaik Ligue 1 Journée 10: Yohan Cabaye

Yohan Cabaye mengilhami kebangkitan Paris Saint-Germain saat mengalahkan Lens 3-1 di journee 10 lalu.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Yohan Cabaye membuka rekening golnya di Ligue 1 Prancis musim ini setelah tampil memukau kala mengantar Paris Saint-Germain comeback di laga kontra RC Lens.

Dalam laga itu, Les Parisiens akhirnya memetik kemenangan meyakinkan 3-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Meski sempat unggul cepat di menit kesepuluh melalui aksi dari Adamo Coulibaly, PSG akhirnya memanas setelah dimotori oleh permainan impresif eks personel Newcastle United tersebut.

Pertandingan Ligue 1 yang dihelat di Stade de France untuk pertama kalinya sejak 2009 silam ini memperlihatkan bukti kualitas sesungguhnya Cabaye, setelah dia di beberapa pertandingan sebelumya tampil kalem.

Setelah tertinggal, Cabaye memproduksi gol yang melecut semangat tinggi anak-anak Laurent Blanc 18 menit berselang. Javier Pastore memainkan bola di sektor kiri lalu dilanjutkan oleh aksi Maxwell yang memberikan crossing empuk bagi Cabaye, yang dengan presisinya melepas tembakan first-time dari jarak 20 meter dan mengarah ke pojok gawang. Ini merupakan gol perdana Cabaye di Ligue 1 sejak April 2011 silam.

Gol sang gelandang benar-benar membawa kepercayaan diri dan anak-anak ibu kota pun mampu berbalik unggul kala manuver dari Maxwell lewat tendangan chip-nya dari jarak 30 meter tak kuasa diredam Rudy Riou yang keluar dari sarangnya sebelum dentuman Edinson Cavani dari jarak dekat menggenapkan torehannya menjadi empat gol di musim ini.

Selama 90 menit, Cabaye menjadi pemain yang cukup aktif memberikan tekanan di pertahanan Lens dengan dia yang mampu membuat empat tembakan - dua di antaranya mengarah ke gawang - atau kedua terbaik setelah Cavani yang sepuluh kali melesakkan percobaan ke gawang sang lawan.

Namun yang terpenting, dia tak sekadar menjadi sentral serangan awal dari anak-anak PSG, dia juga sanggup berperan aktif dalam membentengi pertahanan timnya. Total lima tekel dan lima intersep cukup menggambarkan kontribusi vital pemain 28 tahun tersebut.

Kemenangan ini menjaga jarak PSG dengan Olympique Marseille selaku pemegang tampuk klasemen dengan tetap tujuh poin.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics