Pemain Terbaik Ligue 1 Journée 15: Max-Alain Gradel

Max-Alain Gradel jadi sosok sentral pengantar kemenangan masif bagi AS Saint-Etienne yang dalam 20 tahun tak bisa menang di kandang atas Olympique Lyon.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Jika ada pemain yang paling membuat jengkel Olympique Lyon pada akhir pekan lalu, mungkin jawabannya adalah Max-Alain Gradel.

Betapa tidak, dua assist empuknya membuat AS Saint-Etienne mampu menjungkalkan rival sengitnya di Ligue 1 Prancis itu dalam kemenangan 3-0 di Stade Geoffroy-Guichard.

Kemenangan ini pun sekaligus memusnahkan catatan kelam ASSE yang dalam periode 20 tahun tak pernah bisa mengalahkan Les Gones di kandang sendiri. Tapi akhir pekan kemarin, seluruh loyalis Les Verts dibuat puas bukan main. Jika Christophe Galtier tersenyum lebar, Gradel tentu lebih bangga karena dua kreasinya mengantarkan kemenangan vital bagi timnya.

Tak banyak basa-basi, sepanjang 45 menit pertama Gradel langsung memperlihatkan kontribusi nyatanya dengan dua umpannya yang berbuah gol.

Pertama, pemain internasional Pantai Gading ini memberi servis matang kepada Moustapha Sall lewat tendangan corner. Sang bek jangkung dengan posisi yang enak menanduk bola untuk menaklukkan Anthony Lopes.

ASSE kemudian menggandakan keadaan lagi-lagi berkat kontribusi dari Gradel. Kali ini kecerdikan sang striker bermain. Umpan jauh dari Florentin Pogba gagal dijangkau Milan Bisevac, yang mana ini memudahkan Gradel mencari ruang kosong untuk mengirim umpan tarik kepada Ricky Van Wolfswinkel. Nama terakhir tak kesulitan menyelesaikan menjadi gol kedua.

Gol penutup dicetak Renaud Cohade. Sekali lagi torehan ini tercipta setelah dua kali sepakan Gradel dimentahkan kiper Lopes sebelum Cohade melanjutkannya menjadi gol ketiga dari sudut sempit.

"Tentu saja ini bukan hanya soal pertandingan indah yang tak pernah kami lalui sebelumnya, tapi karena ini derby, tidak diperlukan seberapa cantik Anda bermain, tapi lebih kepada bagaimana determinasi dan tekad kita," ujar Galtier selepas pertandingan.

Kemenangan ini membuat ambisi Lyon untuk terus menempel duo teratas Ligue 1, Paris Saint-Germain dan Olympique Marseille, gagal. Sekarang anak-anak Hubert Fournier tetap tertahan di peringkat ketiga dengan nilai 27, hanya unggul satu angka dari Les Verts yang sekarang merangkak ke urutan kelima.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics