Pemain Terbaik Ligue 1 Journée 2: Wahbi Khazri

Wahbi Khazri menjadi momok menakutkan bagi AS Monaco saat klub kerajaan dibantai 4-1 di Stade Chaban-Delmas akhir pekan kemarin.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Di luar dugaan, AS Monaco kembali harus menelan pil pahit pada journee 2 kala mereka melawat ke markas Bordeaux di Stade Chaban-Delmas.

Menghadapi pasukan Willy Sagnol, anak-anak asuh Lenardo Jardim dibantai 4-1. Meski sempat tampil meyakinkan ketika memimpin paruh pertama melalui gol dari striker Dimitar Berbatov, tapi kemudian, Les Girondins mengamuk. Siapa dalang yang menginspirasi permainan trengginas Bordeaux? Dialah si muka anyar, Wahbi Khazri.

Tak salah sepertinya Bordeaux merekrutnya dari Bastia dan mengontraknya selama empat musim di musim panas ini. Setelah langsung melakoni debutnya pada pekan lalu - berkontribusi mengantarkan kemenangan perdana bagi skuat Sagnol atas Montpellier - kini Stade Chaban-Delmas benar-benar dibuat berdecak kagum padanya. Dari total empat gol yang dicetak Bordeaux, dua di antaranya lahir berkat keterlibatan pemain 23 tahun tersebut.

Setelah tertinggal, Bordeaux tancap gas di paruh kedua saat laga baru berjalan tiga menit. Diego Rolan dengan cermat menyeimbangkan keadaan menjadi 1-1.

Menginjak menit ke-60, di sinilah aksi apik Wahbi Khazri dimulai. Setelah beberapa kali membuat masalah di lini pertahanan Monaco, di menit ini dia justru membuat bencana. Saat dia berlari menusuk box tim tamu, dia dihentikan paksa oleh kompatriotnya Aymen Abdennour. Penalti pun diberikan dan Emiliano Sala mengeksekusinya dengan sempurna.

Kedudukan berbalik ini membuat Bordeaux kian pede dan semakin melebarkan jarak saat Digeo Rolan mencetak gol keduanya di menit ke-65. Puncaknya, Khazri mencetak gol debutnya bagi klub barunya ini berkat, lagi, aksi meliuk-liuk di kotak penalti lawan yang membuatnya harus dijegal secara kotor oleh kiper Danijel Subasic. Penalti kembali menjadi santapan Bordeaux, di mana Khazri sendiri yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan manis.

Khazri, secara menyuluruh, pada laga ini menampilkan performa eksplosif. Meski berperan sebagai gelandang sentral, dia mampu memproduksi lima tembakan, terbanyak di antara semua pemain yang terlibat di pertandingan ini. Dua mengarah ke target, dan dua manuver dia menghasilkan penalti bagi timnya.

Skor akhir 4-1 ini menjadi kemenangan kedua bagi Bordeaux, yang sekarang duduk nyaman di posisi kedua menemani AS Saint-Etienne di pucuk klasemen dengan pion sama, enam. Sebaliknya raihan negatif ini menjadi kedua kalinya secara berturut-turut klub kerajaan dan ahasil ASM harus puas berada di dua terbawah tabel untuk sementara ini.

//

Topics