Pemilik Inter Bantah Tuduhan Korupsi

Suning lantas memberi penjelasan soal target mereka dalam mengakuisisi Nerazzurri.

Suning Group menyangkal semua tuduhan korupsi yang dialamatkan kepada mereka soal proses pembelian Inter pada musim panas tahun kemarin.

Media Tiongkok, CCTV, Selasa (18/7) kemarin merilis laporan yang memberitakan adanya dugaan pencucian uang yang dilakukan ketika proses akuisisi Inter oleh Suning.

Kabar tersebut muncul di tengah merosotnya saham perusahaan raksasa Tiongkok tersebut sebesar 6,5 persen di lantai bursa saham Shenzhen.

"Saya menyaksikan laporan CCTV, tapi Suning dengan tegas memang mendukung kebijakan nasional soal investasi di luar negeri," demikian jawaban Sun Weimin selaku wakil presiden Suning.

"Strategi Suning selalu didasarkan pada perkembangan pasar domestik, dengan tujuan perluasan pasar di mancanegara serta memenuhu kebutuhan perkembangan pasa domestik."

"Dengan melakukan investasi di Inter, kami bisa mempelajari pengalaman di dunia sepakbola, meningkatkan level sepakbola Tiongkok dan memperkenalkan teknik manajemen dan pelatihan lanjutan."

"Dengan menggunakan Inter sebagai dasar, Suning bertujuan untuk mengembangkan pengaruh merk secara global, yang didorong oleh jaringan komersial dari perluasan mancanegara yang kuat."