Pemuda Asal Myanmar Ini Teken Kontrak Profesional Di Inggris

Kler Heh, seorang pemuda asal Myanmar yang terlahir di kamp pengungsian Thailand berpeluang menjajal ketatnya kompetisi Inggris usai dikontrak Sheffield United.

Klub kasta ketiga Inggris, Sheffield United resmi memberikan kontrak profesional kepada pemain muda asal Myanmar, Kler Heh, usai menunjukkan bakatnya bersama skuat muda.

Gelandang berusia 18 tahun tersebut mengaku senang dengan keberhasilannya menjadi bagian dari skuat The Blades dan berharap agar dapat menembus persaingan menuju tim inti.

"Saya ingin bermain di Liga Primer suatu hari nanti, namun saat ini ambisi saya adalah untuk unjuk kemampuan di hadapan [manajer] Nigel Adkins dan [pelatih U-21] Chris Morgan serta membayar kepercayaan Sheffield United," tuturnya kepada Reuters.

Ada cerita inspirasi di balik perjuangan Kler mencapai Inggris. Sebagai seorang berdarah Karen - salah satu etnis di Myanmar - ia lahir di kamp pengungsian di Thailand ketika adanya agresi pemerintah Myanmar terhadap etnis Karen, yang merupakan kelompok minoritas.

Menyusul kejadian tersebut, pada 2006 silam, sejumlah pengungsi mendapat bantuan dari Persatuan Bangsa-Bangsa [PBB], di mana Kler beserta keluarganya diungsikan menuju Inggris, tepatnya Sheffield. Di situlah titik awal pertemuannya dengan sepakbola dimulai.

Dengan latar belakang yang ada, Kler yang kini telah memegang paspor Britania Raya berpaluang untuk memperkuat salah satu di antara Myanmar, Thailand dan Inggris di pentas internasional, namun sejauh ini belum mengambil keputusan.

"Saya adalah sosok yang ambisius dan suatu saat nanti saya akan dengan senang hati untuk dapat menjadi kapten tim baik Myanmar maupun Thailand, sebagaimana saat ini saya fokus agar dapat berkembang jauh lebih baik," tandasnya.