Penemu Bakat: Gianluigi Donnarumma Memang Bermasalah

Kasus pelik yang dialami kiper belia Italia tersebut bersama Rossoneri bukanlah hal yang mengejutkan bagi penemu bakat sang pemain.

Penemu bakat Gianluigi Donnarumma, Giocondo Martorelli, sebelumnya mengaku pernah memberi peringatan soal potensi masalah yang akan muncul sebelum bekerja dengan agen Mino Raiola.

Seperti diketahui, kiper berusia 18 tahun itu telah menolak tawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Rossoneri sehingga membuat kontraknya tetap hanya hingga Juni 2018.

Martorelli merupakan sosok yang pertama kali menemukan bakat besar Donnarumma ketika masih bocah dan sempat membawanya mengikuti trial di Inter.

"Kemunculan saya mungkin tidak menyenangkan beberapa orang, tapi saya melihat [masalah] ini memang akan datang," ungkapnya kepada Radio TMW.

"Mengetahui situasinya, di Milan sebelum dan sesudahnya, bukanlah hal yang mengejutkan bahwa Donnarumma tak akan memperpanjang kontrak. Ini merupakan masalah yang harus ditelusuri ke pangkal mula untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas hal ini (penolakan perpanjangan kontrak) sebelum tahun terakhir kontraknya."

"Saya tahu segalanya tentang Donnarumma, keluarga, kerabat serta setiap sudut rumahnya. Ada beberapa hal yang sangat mengejutkan saya, misalnya saja media dan televisi yang berpura-pura tak tahu apa yang ada di belakang sang pemain. Sejarah Donnarumma begitu pelik dan situasi saat ini adalah puncak dari sikap yang memang tak pernah wajar sejak awalnya."

"Saya tak akan berkata bahwa sayalah yang menemukannya, ketika itu saya hanya beruntung berada di tempat dan waktu yang tepat. Ia masih berusia 10 tahun kala itu dan bahkan orang buta pun bisa tahu bahwa Donnarumma memang punya talenta," lanjut Martorelli.

"Saya melihatnya ketika masih bocah di Naples dan kemudian bergegas memanggil Piero Ausilio di Inter. Selama tiga setengah tahun, hingga 2013, ia dikembangkan oleh Inter dan menjalani sejumlah trial di sana."

"Ketika itu segalanya berjalan baik hingga momen ketika ia hendak meneken kontrak dengan klub (Inter). Siang itu, kami semua mencapai kesepakatan, dirinya, ayah dan juga ibunya, setelah melewati empat tahun yang intensif."

"Tapi keesokan harinya, mereka justru mencapai kesepakatan dengan Milan, tanpa adanya pemberitahuan atau pembicaraan yang adil. Ada beberapa situasi yang membuat saya berpikir bahwa Donnarumma bisa melewati situasi itu lagi dengan Milan."

"Saya bingung dengan keputusannya untuk tidak bertahan bersama klub seperti Milan, tapi saya punya pandangan tentang masalah ini. Ini seperti kasus yang berulang: keluarganya pada 2013 sepakat dengan Inter, pulang ke Naples dan keesokan harinya mencapai kesepakatan dengan Milan. Kontrak yang mereka sepakati 24 jam lebih awal menjadi tak berharga."

"Apa lagi yang bisa saya katakan? Saya terkejut bahwa sejumlah wartawan terus menerus tak mengetahui situasinya atau mungkin berpura-pura tak paham," tukasnya.

Donnarumma memang diyakini akan segera meninggalkan Milan pada bursa transfer musim panas ini. Sejumlah klub sudah pasang badan untuk memboyongnya seperti Real Madrid, Juventus hingga Paris Saint-Germain.

Topics