Penerangan Stadion Kanjuruhan Ingin Ditingkatkan

Kualitas lampu di Stadion Kanjuruhan dinilai mengalami penurunan seiring berjalannya waktu.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG
Ketua UPTD Stadion Kanjuruhan Abdul Harris mengungkapkan, pihaknya akan berusaha memperbaiki sejumlah fasilitas markas Arema Cronus itu, terutama penerangan, agar siap digunakan di Indonesia Super League (ISL) 2015.

Menurut Harris, beberapa perbaikan terhadap sejumlah fasiltas lama dilakukan, karena kualitasnya mulai menurun, salah satunya lampu stadion yang akan disesuaikan dengan standar AFC. Harris mengakui saat ini kondisi penerangan Stadion Kanjuruhan memang mengalami penurunan seiring dengan berjalannya waktu.

“Perbaikan sebelum ISL bergulir yang menjadi prioritas utama kami adalah lampu. Karena lampu kalau semakin lama juga berkurang terangnya. Jadi ini akan kita perbaiki agar tetap 1200 lux, sesuai dengan standar AFC. Kalau yang lain masih relatif bagus, seperti rumput dan ruang ganti,” tutur Harris.

Akibat menurunnya kualitas penerangan di Stadion Kanjuruhan, musim lalu AFC menolak keinginan Arema untuk menggelar pertandingan kandang pada malam hari saat berlaga di ajang Piala AFC. Saat itu, AFC menilai lampu penerangan tidak merata, sehingga ada sebagian lapangan yang agak gelap.

Sementara untuk fasilitas baru, pria yang juga menjadi ketua panita pelaksana (panpel) pertandingan Arema tersebut mengungkapkan, pihaknya akan memasang papan aturan masuk stadion di setiap pintu masuk yang berisikan larangan membawa senjata tajam, flare, binatang, botol mineral, dan benda terlarang lainnya.

“Mulai musim depan kami akan pasang papan imbauan di setiap pintu masuk. Isinya larangan untuk membawa masuk benda, seperti senjata tajam, flare, binatang, botol mineral, dan lainya. Musim kemarin kan cuma spanduk saja. Kalau musim ini akan kita patenkan,” pungkasnya. (gk-57)

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.