Penggawa Persela Lamongan Rindu 'Merumput'

Huda dan Zaenal berharap Persela mengikuti turnamen dalam waktu dekat agar bisa menghilangkan kejenuhan.

Penggawa Persela Lamongan berharap manajemen klub memperhatikan nasib pemain dan tim dalam menentukan keputusan mengikuti turnamen atau tidak, terkait dengan rencana digulirkan Piala Presiden.

Sejumlah pemain mengungkapkan, mereka mulai dilanda kebosanan, dan berharap akan ada turnamen yang diikuti Persela dalam waktu dekat, dan bersifat independen. Turnamen Piala Presiden yang dipromotori Mahaka Sports dianggap bisa membantu para pemain menghilangkan kebosanan, sekaligus memberikan penghasilan.

“Semoga saja akan ada kejelasan turnamen yang bakal diikuti Persela dalam waktu dekat. Karena, terus terang, setelah kompetisi dibekukan, kami juga butuh pendapatan,” ungkap penjaga gawang Persela Choirul Huda kepada Goal Indonesia.

“Untuk keputusan, kami serahkan sepenuhnya kepada manajemen. Sebab, di saat kondisi seperti sekarang, keputusan dari manajemen akan menentukan, baik bagi pemain, maupun tim.”

Hal senada dilontarkan Zaenal Arifin. Gelandang Persela ini berharap Laskar Joko Tingkir mengikuti turnamen dalam waktu dekat.

“Daripada main tarkam, lebih baik main lagi bersama Persela dalam turnamen. Dengan catatan, turnamennya juga harus jelas, jangan sampai merugikan kami sendiri nantinya. Yang pasti, kami sudah rindu untuk kembali bermain,” sahut Zaenal.

Hanya saja, sebagai salah satu klub di bawah naungan PSSI, Persela tetap memilih berkoordinasi dengan induknya tersebut terlebih dulu sebelum menentukan langkah.

“Untuk saat ini kami masih belum mengambil keputusan. Kami perlu koordinasi dengan PSSI dulu. Apalagi, sekarang para pemain sudah libur semua. Begitu pula pemain asingnya. Kami akan tentukan ikut atau tidak setelah berkoordinasi dengan PSSI,” terang CEO Persela Debby Kurniawan. (gk-43)