Penuh Lumpur, Indra Sjafri Kritik Lapangan Yang Diberikan Asprov DKI Jakarta

Indra mengatakan lapangan tersebut tidak pantas untuk menggelar seleksi pemain timnas Indonesia U-19.

Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, merasa tidak habis pikir dengan kondisi lapangan yang digunakan untuk menggelar seleksi pemain oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) DKI Jakarta. Ia menyebut kualitas Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, amat buruk.

Kondisi lapangan Aldiron memang tidak layak untuk menggelar seleksi pemain timnas Indonesia U-19. Pasalnya, selain rumputnya yang tidak rata, terdapat genangan lumpur akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota sejak beberapa hari terakhir ini.

Akibatnya, aliran bola jadi tersendat ketika ditendang oleh para pemain. Selain itu, ada beberapa pemain yang terpleset karena licinnya lapangan yang dipenuhi lumpur tersebut.

"Ini lapangan sebenarnya tidak pantas untuk menyeleksi pemain. Kasihan para pemain seleksi jadi tidak bisa menampilkan permainan terbaik yang mereka miliki," kata Indra.

Lebih lanjut, mantan arsitek Bali United FC tersebut menyatakan tidak tahu mengapa Asprov DKI Jakarta memilih lokasi tersebut. Padahal, di wilayah ibu kota banyak lapangan yang kualitasnya lebih baik untuk melangsungkan seleksi.

"Coba Anda tanyakan saja kepada mereka [Asprov Jakarta] mengapa memilih lapangan ini. Saya hanya berharap kalau ada seleksi-seleksi lain bisa diberikan lapangan yang lebih baik lagi, apalagi ini adalah Jakarta," ujarnya.

Saat ini, Indra memang tengah mencari pemain-pemain yang bisa diajaknya bergabung di Piala AFF U-18 yang bakal bergulir September mendatang. Di mana selain menggunakan seleksi dari Asprov, ia juga mendapatkan daftar pemain dari Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) dan Piala Soeratin.