Penyebab Hansamu Yama Jadi Penyerang Lawan Thailand

Jelang berakhirnya pertandingan Hansamu dipercaya jadi penyerang, padahal posisi aslinya adalah bek tengah.

Ada yang menarik terlihat saat timnas Indonesia U-22 menahan Thailand tanpa gol pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-23, Grup H di Stadion Nasional, Bangkok, Minggu (23/7). Hansamu Yama jelang akhir pertandingan dipercaya menjadi penyerang.

Padahal, posisi asli Hansamu adalah seorang bek tengah. Akan tetapi, pelatih timnas Indonesia U-22 Luis Milla, menyebutkan sengaja mengambil keputusan tersebut karena situasi yang begitu mendesak di lapangan.

Selain itu, Milla menuturkan pemain Barito Putera tersebut juga mempunyai kemampuan yang baik untuk mencetak gol. Oleh karenanya, ia memutuskan mengubah tempat Hansamu di partai kontra Thailand tersebut.

"Gampang saja waktu sudah mau habis saya ingin tim mencetak gol, dan pola permainan kami diakhir pertandingan adalah bola langsung jadi kami membutuhkan dua pemain yang besar dan bisa memantulkan bola, untuk sayap sehingga bisa menendang ke gawang," kata Milla.

Lebih jauh pria asal Spanyol tersebut menjelaskan alasannya memainkan Andy Setyo. Padahal, saat itu timnas Indonesia U-22 membutuhkan gol agar memenangkan pertandingan itu.

"Karena kita butuh seorang striker yang bisa jadi pemantul, tapi di bench kami tidak ada. Makanya kami keluarkan bek tengah dan masukkan Andy Setyo," tuturnya. 

"Hansamu kita dorong ke depan supaya dia bisa membantu Marinus [Wanewar], supaya dia bisa jadi pemantul. Hansamu besar dan kuat, dia juga punya insting mencetak makanya saya percaya dia," imbuhnya.