Pep Guardiola: Ganti Taktik? Lihat 21 Gelar Milik Saya!

Lagi dan lagi, Guardiola menegaskan tekadnya untuk tetap berpegang teguh pada filosofi sepakbolanya.

Rentetan hasil tanpa kemenangan yang didapat Manchester City dalam empat laga terakhir membuat Pep Guardiola terus dicecar pertanyaan soal apakah ia akan mengganti filosofi bermainnya. Jawaban yang diberikan manajer berkepala plontos itu selalu sama: tidak.

Dalam jumpa pers pada Jumat (21/10), pertanyaan itu kembali muncul dari awak media dan kali ini Guardiola memberikan jawaban yang sedikit berbeda. Sembari menegaskan bahwa ia akan tetap setia pada skema menyerang berbasis penguasaan bola, Guardiola juga ingin memamerkan gelar-gelar yang sudah dimenanginya dengan menggunakan taktik itu.

“Ah, kalian [para wartawan] suka dengan isu ini. Saya memang pernah memikirkan hal itu [mengubah taktik]. Tetapi setelah solusi yang ditawarkan, menurut saya, tidak memberikan hasil yang lebih baik, maka saya tidak akan mengubahnya,” kata Guardiola.

“Anda tahu mengapa? Karena dalam tujuh tahun terakhir, saya berhasil memenangi 21 gelar. Maafkan saya, teman! Saya memenangi 21 gelar dalam tujuh tahun. Jadi, boleh dikatakan saya memenangi tiga gelar setiap musim dengan menggunakan taktik ini,” serunya.

Guardiola juga mengakui bahwa filosofi bermainnya belum berjalan dengan baik di City, dan benar-benar terekspos oleh mantan timnya, Barcelona, yang mampu menggunduli The Citizens 4-0 di Liga Champions, Rabu (19/10) lalu.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, Guardiola yakin taktiknya ini akan memberikan hasil terbaik bagi tim. “Jika di musim depan keadaannya masih buruk, maka saya akan pulang kampung [ke Spanyol],” ungkapnya.

“Saya datang ke City dengan kontrak tiga tahun. Masa tiga tahun saya di Barcelona dan tiga tahun di Bayern Munich tentu saja lebih baik ketimbang tiga bulan saya di sini. Untuk menjadi seorang jurnalis yang baik, Anda butuh waktu dengan terus menulis berita. Ini sama seperti dengan kasus saya. Kami butuh waktu,” tegas manajer berusia 45 tahun ini.

Berikutnya, Guardiola dan pasukannya akan berupaya keras kembali ke jalur kemenangan ketika menjamu Southampton, Minggu (23/10) esok, dalam partai lanjutan Liga Primer Inggris.