Perampokan Kamerawan, Nutmeg & Tendangan Geledek 30 Yard - Jangan Lewatkan Momen Istimewa Berikut Ini!

Dua terbaik Asia bentrok pekan ini di final Liga Champions AFC antara wakil Uni Emirat Arab Al-Ain dan Jeonbuk Hyundai Motors dari Korea Selatan.


OLEH    DEDE SUGITA       Ikuti di twitter


Cheese! Mitra resmi AFC, Toyota, mengompilasi berbagai momen terbaik dan paling lucu dari Liga Champions Asia ke dalam satu video guna menyambut partai final akhir pekan ini.

Kami tak bisa menjanjikan special effect gila, tapi kami dapat menggaransikan aksi intens saat kompetisi terbesar antarklub Asia, Liga Champions AFC, mencapai puncaknya pekan ini.

Satu tempat di Piala Dunia Antarklub FIFA 2016, untuk menghadapi kontestan sekaliber Real Madrid, menanti pemenang dalam dua leg laga final antara wakil Uni Emirat Arab Al-Ain dan Jeonbuk Hyundai Motors dari Korea Selatan. Dan kompetisi musim ini penuh warna layaknya kampanye-kampanye sebelumnya dalam sejarah Liga Champions AFC.

Jawara bertahan Guangzhou Evergrande dari Liga Super Tiongkok secara mengejutkan tereliminasi di babak grup. Klub yang ditukangi pelatih juara Piala Dunia Luiz Felipe “Big Phil” Scolari hanya mampu finis ketiga di belakang representatif Australia Sydney FC serta Urawa Red Diamonds dari Jepang di Grup H.

Kampiun Tiongkok dalam lima tahun terakhir serta kolektor dua titel Liga Champions AFC tersebut sudah dipastikan tersingkir dengan satu pertandingan tersisa, sebuah fakta yang menggegerkan seluruh region sepakbola Asia.

Shanghai SIPG yang juga mewakili Negeri Tirai Bambu, dan ketika itu masih ditangani eks bos Inggris Sven Goran Eriksson, mencapai perempat-final tapi luluh lantak dengan kekalahan agregat 5-0 di hadapan Jeonbuk berkat dwigol dari Leonardo dan Lee Dong-gook pada leg kedua.

Berstatus juara Liga Champions AFC pada 2006, Jeonbuk kemudian melewati hadangan sesama klub Korsel FC Seoul di semi-final dengan agregat 5-3 untuk memesan tempat di final pertama klub dalam turnamen ini sejak 2011, saat mereka finis sebagai runner-up usai dikalahkan Al-Sadd.

Di final, leg pertama mengambil tempat di Jeonju World Cup Stadium, Jeonju, pada 19 November, dengan Jeonbuk menjamu Al-Ain yang dinakhodai pelatih asal Kroasia Zlatko Dalic.

Dimotori oleh gelandang-gelandang mumpuni Omar Abdulrahman dan Danilo Asprilla plus penyerang Ahmed Khalil, Al-Ain akan ganti melawan Jeonbuk sebagai tuan rumah di Hazza Bin Zayed Stadium pada 26 November untuk laga second leg . Kali ini Al-Ain membidik gelar kedua di ajang ini, setelah sebelumnya mengangkat trofi pada 2003 seiring kemenangan 2-1 atas wakil Thailand BEC Tero Sasana.

Diramaikan pemain-pemain terbaik di Benua Kuning, duel ini menjanjikan keseruan dengan diwarnai tembakan-tembakan spektakuler, kiper-kiper heroik, dan ledakan gairah fans.

Toyota adalah pendukung aktif sepakbola di seluruh benua ini setelah mensponsori turnamen-turnamen tim nasional AFC sejak 2012 juga turnamen Liga Champions AFC, Piala ACF, dan Klub Futsal AFC