Perkasa Di Fase Grup, Vietnam Dibayangi Kutukan

Vietnam selalu mendapatkan hasil mengecewakan di semi-final saat mereka mampu tampil sebagai juara grup.

Tak dipungkiri lagi Vietnam merupakan salah satu tim yang kerap difavoritkan menjadi juara setiap kali AFF Suzuki Cup digelar. Mereka pun menjadi langganan semi-final pesta sepakbola Asia Tenggara dua tahunan ini.

Sejak penyelenggaraan pertama pada 1996 hingga sekarang, tercatat Vietnam berhasil menembus semi-final di sembilan edisi. Dari sembilan kesempatan itu, Vietnam mengakhirinya dengan status runner-up pada 1998, dan menjadi juara sepuluh tahun kemudian.

Sukses itu diperoleh ketika Vietnam tidak tampil sebagai juara fase grup. Saat tampil sebagai runner-up 1998, The Golden Star menduduki posisi kedua Grup B di bawah Singapura yang akhirnya keluar sebagai juara. Sedangkan saat menjadi kampiun 2008, Vietnam berada di bawah Thailand yang memuncaki Grup B.

Namun Vietnam justru mendapatkan hasil mengecewakan bila tampil sebagai juara fase grup. Tercatat empat kali Vietnam berhasil memuncaki klasemen, namun tak satu pun yang berakhir manis.

Pada penyelenggaraan 2000, Vietnam menjadi jawara Grup B di atas Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Laos. Di semi-final, Vietnam yang saat itu ditangani Alfred Riedl bertemu Indonesia. Dalam pertandingan yang dituntaskan dengan perpanjangan waktu itu, Vietnam ditaklukkan 3-2 setelah Gendut Doni Christiawan mencetak gol menentukan pada menit ke-120.

Dua tahun kemudian, Vietnam kembali merajai fase grup. Kali ini mereka memuncaki Grup A di atas Indonesia, Myanmar, Kamboja, dan Filipina. Vietnam selanjutnya bertemu runner-up Grup B Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun mereka menelan kekalahan telak 4-0 dari Thailand yang akhirnya menjadi juara dengan menaklukkan Indonesia lewat adu penalti.

Ketidakberuntungan Vietnam terus berlanjut di AFF Suzuki Cup 2010. Memuncaki klaseme Grup B, Vietnam berhasil lolos dari lubang jarum untuk mengungguli Filipina, Singapura, dan Myanmar. Di empat besar, Vietnam berhadapan Malaysia. Di leg pertama, Vietnam takluk 2-0, dan hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu Malaysia, sehingga kalah agregat 2-0.

Vietnam pun berharap kutukan mereka di semi-final dengan status juara grup terhenti di 2014. Tampil perkasa tanpa kekalahan lewat dua kemenangan, dan sekali imbang, Vietnam memuncaki klasemen Grup A di atas Filipina, Indonesia, dan Laos.

Harapan itu sempat membumbung tinggi ketika mereka mengalahkan Malaysia 2-1 pada laga leg pertama di Stadion Shah Alam. Namun saat menjamu Malaysia di Stadion My Dinh, Vietnam justru takluk 4-2, sehingga kalah agregat 5-4, dan catatan buruk di semi-final sebagai pemuncak grup tetap berlanjut.