Perkenalkan Mfanelo Mabale, Maskot Manchester United Di Laga Pembuka Liga Primer Inggris

Mfanelo adalah salah satu fans cilik yang akan bepergian ribuan kilometer jauhnya untuk menjadi maskot The Red Devils di laga pembuka Liga Primer Inggris.

Enam belas tahun yang lalu, Wayne Rooney adalah seorang bocah 12 tahun yang bermain untuk tim akademi Everton dan bermimpi untuk menjadi seorang pesepakbola profesional. Dia pernah menyaksikan Piala Dunia 1998 dan menyebut Ronaldo sebagai salah satu pemain favoritnya.

Kini, di usia 28 tahun, ada seorang bocah berusia 12 tahun yang ingin menjadi seperti dirinya. Rooney mengidolai striker Brasil itu mengingat ia bersinar di Serie A dan La Liga meski dipisahkan jarak ratusan mil jauhnya dari Croxteth, Liverpool; dewasa kini, sebuah generasi fans muda dari Afrika, Asia dan Amerika begitu jauh dari pahlawan mereka di Eropa.

Mfanelo Mabale menjadikan Rooney sebagai idolanya meski hidup 13.000 jauhnya dari Old Trafford, tepatnya di Johannesburg, Afrika Selatan, tetapi kapten Manchester United yang baru itu akan menjadi lebih dari pencetak gol favoritnya di televisi pada hari Sabtu nanti.

Ketika musim baru tiba, di mana United berhadapan dengan Swansea, Mfanelo akan berjalan keluar lapangan bersama Rooney dan rekan-rekan setimnya di Theatre of Dreams sebagai maskot.

Seperti halnya Rooney, yang membuat debut untuk Everton di usia 16 tahun dan menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk Inggris beberapa bulan berselang, Mfanelo adalah salah satu pemain termuda – dan terkecil – di tim sepakbola sekolahnya.

Dia telah dibesarkan oleh kakek-neneknya sejak orang tuanya bercerai ketika ia berusia tujuh tahun, dan uang tidak selalu tersedia untuk mendukung pemenuhan keperluan sepakbolanya.

Strategi Mfanelo untuk mengatasi kesulitan tersebut sama seperti Rooney: “Yang lebih besar berpikir saya bukan pemain terbaik,” ujarnya. “Saya bermain lebih keras karena saya yang terkecil.”

Mfanelo akan datang ke Old Trafford sebagai bagian dari kampanye ‘What Do You #PlayFor?’ yang diluncurkan oleh sponsor jersey baru United, Chevrolet, untuk kemudian melihat aksi The Red Devils di laga kompetitif pertamanya di bawah arahan Louis van Gaal.

Meski Luke Shaw akan melewatkan pertandingan tersebut karena cedera, dia bisa menyaksikan rekrutan anyar lainnya, gelandang Ander Herrera, selagi Rooney yang akan memimpin keluar tim baru tersebut.


Chevrolet sendiri berniat untuk merayakan permainan dan menginspirasi masyarakat dunia sepakbola dengan bekerja dengan pelatih dan pemain yang tinggal di daerah-daerah dunia di mana sepakbola adalah olahraga yang paling digemari.

Pada awal tahun ini, Chevrolet meresmikan Bawet Event Pitch di Bandung, Indonesia, yang direvitalisasi atas nama organisasi lokal Rumah Cemara. Mereka menggunakan sepakbola untuk meningkatkan kualitas hidup orang yang besar dengan HIV dan ketergantungan dengan narkoba.

Pada kesempatan itu, Gary Pallister menghadiri acara pembukaan dan Chevrolet akan bepergian dengan sang legenda United untuk kemudian bekerja dengan pemain dan pelatih di negara berkembang di seluruh dunia.

Chevrolet juga akan berkolaborasi dengan Futbol Projet One World untuk menularkan semangat power of play kepada anak-anak di seluruh dunia dengan menyumbang dan mendistribusikan hampir 1,5 juta bola yang tidak bisa dihancurkan dengan organisasi yang bekerja dalam masyarakat berkembang.

Program One World Futbol ini telah dikirim ke lebih dari 55 negara, yang mana mempengaruhi kehdiupan sekitar 21 juta anak-anak dan seperti Mfanelo dan Rooney, membawa mereka sedikit lebih dekat dengan idola mereka.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cerita Mfanelo, kunjungi www.ChevroletFC.com.

Topics