Persebaya Surabaya Batal Kontrak Yannick Salem

Yannick dinilai tidak memenuhi kriteria jajaran pelatih dan manajemen usai menjalani seleksi selama satu pekan.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA
Manajemen Persebaya Surabaya akhirnya tidak mengontrak pemain asal Kongo Yannick Salem-Louniangou, karena dianggap gagal memperlihatkan kemampuan terbaiknya sebagai gelandang.

Yannick mulai menjalani seleksi di Persebaya, Selasa (13/5), dan dua kali dimainkan di laga uji coba melawan Persebaya U-21 dan Persekabpas Pasuruan. Saat jumpa Persebaya U-21 yang berakhir dengan kemenangan 7-0, Yannick mengemas dua gol dan satu assist. Kala itu, ia ditempatkan sebagai second striker di belakang Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne.

Sementara saat menghadapi Persekabpas, Yannick ditempatkan sebagai gelandang. Hasilnya, pelatih Rahmad Darmawan dan manajemen Persebaya belum puas dengan penampilannya, meski dalam uji coba tersebut Bajul Ijo menorehkan kemenangan 3-1.

“Kami umumkan, bila kami resmi tidak melanjutkan rencana kerjasama dengan Yannick. Karena tidak sesuai dengan kebutuhan tim, maka kami tidak jadi mengontraknya,” ungkap asisten manajer Persebaya Amran Said Ali.

“Terus terang, kami kurang sreg dengan penampilan Yannick saat uji coba lawan Persekabpas. Dari dua babak ia main penuh, tapi gagal memberikan penampilan terbaiknya.”

“Kebutuhan tim adalah pemain gelandang. Kami sudah memberi kesempatan kepadanya selama satu minggu, tapi nyatanya tidak sesuai kriteria. Untuk itu, kami akan mencari pemain asing lagi untuk diseleksi.”

Sebagai gantinya, Persebaya kini dikabarkan berencana mendatangkan gelandang berkebangsaan Liberia, Issac Popu, incaran awal musim ini yang urung didatangkan. Kompatriot Zah Rahan ini memang sempat mengapung sebelum manajemen dan tim pelatih memutuskan menggaet Patrice Nzekou.

“Saya belum bicarakan tentang pemain pengganti ke manajemen. Yang pasti, kami dan manajemen sudah menjalin komunikasi dengan agen. Diharapkan pemain yang ditawarkan segera datang,” kata RD, sapaan Rahmad.

Di saat yang hampir bersamaan, manajemen Persebaya juga mengakui, telah mengakhiri kontrak gelandang asal Paraguay, Julio Cesar Larrea Flores, karena dianggap gagal memberikan kontribusi maksimal terhadap tim. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.