Persebaya Surabaya Eksperimen Skema Baru

Berlimpahnya pemain yang bisa berperan sebagai stopper membuat RD bereksperimen dengan skema berbeda.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA Persebaya Surabaya terus mengasah variasi permainan menjelang bergulirnya Indonesia Super League (ISL) 2014. Setelah mematangkan dua skema, pelatih Rahmad Darmawan kini menyiapkan satu pola baru lagi sebagai antisipasi terhadap perubahan kondisi tim di laga sisa.

Setelah sempat mematangkan formasi baru 4-3-1-2, Rahmad kembali memberikan suntikan skema anyar 3-2-4-1. Dengan demikian, Persebaya kini memiliki tiga alternatif skema permainan. Selain 3-2-4-1 dan 4-3-1-2, skuat Bajul Ijo juga sudah terbiasa dengan formasi 4-4-1-1. Formasi terakhir inilah yang selalu menjadi andalan RD, sapaan Rahmad, dalam mengarungi ISL 2014 wilayah timur.

Pemilihan skema bermain dengan mengandalkan tiga stopper sejajar ini juga dilakukan RD dengan melihat materi pemain yang dimilikinya. RD menilai Persebaya memiliki materi pemain mumpuni yang bisa dijadikan stopper.

“Ada OK John, Manahati Lestussen, Vava Mario Yagalo, Ambrizal, dan Ricardo Salampessy, yang bisa dimainkan sebagai stopper. Jadi, kenapa kami tidak melakukan eksperimen?” ungkap RD.

“Suatu saat kami akan bermain dengan tiga bek, dan kami punya materi pemain untuk itu. Kalau saya tidak punya materi, tentu tidak akan saya mainkan.”

Kala mengarungi beberapa pertandingan sebelumnya, Persebaya lebih banyak menggunakan formasi dengan empat bek sejajar. Baik pola 4-4-2 maupun 4-4-1-1. Dengan formasi ini, komposisi lini belakang dipercayakan pada sosok Hasyim Kipuw, Ricardo Salampessy, OK John dan Alfin Tuasalamony.

Namun seiring keinginan RD menggunakan format 3-2-4-1, ia tampaknya memiliki maksud dan tujuan tertentu. Terindikasi, bila RD ingin mengakomodir kehadiran Issac Poppo yang baru bergabung.

Jika tidak ingin mengorbankan jajaran gelandang yang berlimpah, maka pilihan
utama RD adalah mereduksi jumlah pemain belakang. Dalam skema 3-2-4-1, Poppo akan berkolaborasi dengan Greg, M Ilham, dan Alfin, untuk berdiri di belakang penyerang utama Persebaya, Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne.

“Saya kira tidak ada salahnya mencoba itu [formasi 3-2-4-1]. Suatu saat pasti akan saya coba dalam pertandingan, apakah main 15 menit terakhir, atau 20 menit terakhir. Pasti akan saya pakai,” tutup RD. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.