Persebaya Surabaya Enggan Lepas Hasyim Kipuw dan Ambrizal

Manajemen Persebaya langsung memagari kedua pemainnya itu lantaran dikabarkan diminati Gresik United. Bahkan, mereka sedang mencari pemain baru untuk melengkapi skuat.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA
Dirumorkan tengah diminati Gresik United, manajemen Persebaya Surabaya tegas menolak melepas Hasyim Kipuw dan Ambrizal. Manajemen Bajul Ijo menyatakan, tenaga kedua pemain tersebut masih dibutuhkan dalam melakoni putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah timur.
Selama ini, Ambrizal memang kalah bersaing dengan OK John dan Ricardo Salampessy di jantung pertahanan Bajul Ijo. Sedangkan Hasyim, selalu menjadi pilihan utama pelatih Persebaya, Rahmad Darmawan (RD), di posisi bek kanan.
"Meski Ambrizal jarang menjadi starter, tapi stok pemain kami juga tak melimpah. Stok di kanan juga tak banyak. Apalagi, Kipuw selalu menjadi pilihan utama. Untuk sekarang ini, mereka akan kami pertahankan," ujar Direktur Olahraga Persebaya Dhimam Abror Djuraid, kepada Goal Indonesia.
Terlebih, manajemen dan pelatih Persebaya kesulitan mendatangkan pemain baru, yang sesuai dengan harapan. Sebenarnya, tim asal Surabaya itu berniat mendatangkan gelandang asing berkualitas sejak awal kompetisi. Tapi upaya mereka gagal mendapatkan hasil terbaik, dan hanya mendapat Patrice Nzekou serta Julio Cesar Larrea Flores, yang akhirnya tidak bertahan lama.
"Sampai sekarang, kami juga butuh tambahan pemain baru. Dan, proses pencarian itu ternyata tidak mudah. Beberapa kali kami mencari pemain baru, tapi juga tidak cocok," terangnya.
Kondisi makin kritis, karena jumlah pemain Persebaya saat ini hanya menyisakan 21 orang, setelah mendepak Larrea dan Agu Casmir. Selain itu, ada pula Ari Suprihatna dan Akbar Rasyid yang memilih hengkang ke kontestan Divisi Utama (DU), Pusamania Borneo FC. Bila mengacu dari perjalanan kompetisi yang masih cukup panjang, kondisi ini jelas sangat riskan.
“Itulah, kami dapatkan pemain tambahan pemain baru saja belum dapat, masak mau melepas pemain. Logis nggak?” tanya Abror.
Sementara terkait penggawa asing baru yang akan bergabung, Persebaya masih menunggu kedatangan pemain yang ditawarkan oleh agen. Sebelumnya, Bajul Ijo disebut-sebut akan mendaratkan satu pemain asing yakni, Issac Popu.
"Kami krisis pemain di lapangan tengah. Karena itu, kami cari gelandang lokal berkualitas, sambil terus menunggu pemain asing berkualitas dari beberapa agen pemain," timpal asisten manajer Persebaya, Amran Said Ali.
Berbeda dengan jajaran manajemen, RD justru mengaku, sudah mengantongi satu nama lokal di posisi penyerang. Namun mantan pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini, masih enggan menuturkan identitas pemain tersebut.
"Untuk pemain lokal, prioritas kami adalah penyerang. Gambaran sudah ada, tapi belum bisa saya katakan saat ini. Sebab dia belum mendapat surat keluar dari timnya. Kalau disebut, nanti malah bisa batal," ucap RD. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.