Persebaya Surabaya Resmi Coret Agu Casmir

Striker naturalisasi Singapura ini dinilai minim memberikan kontribusi kepada tim sepanjang putaran pertama.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA
Kiprah pemain naturalisasi asal Singapura Agu Casmir bersama Persebaya Surabaya di Indonesia Super League (ISL) 2014 berakhir setelah manajemen klub mencoret namanya dari daftar skuat Bajul Ijo.

Manajemen beralasan pemecatan Agu ini disebabkan striker tersebut tidak memberikan kontribusi besar kepada tim dengan statusnya sebagai pemain asing. Agu sudah tidak terlihat dalam latihan Persebaya, Kamis (8/5).

“Agu sudah resmi kami lepas. Sebagai pemain asing, kontribusinya minim selama putaran pertama. Kami sudah memberitahu agennya, kalau pemainnya tidak diperpanjang,” ujar asisten manajer Persebaya Amran Said Ali.

Agu hanya bermain penuh ketika Persebaya menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Gelora Bung Tomo. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu, Agu tidak mampu menyumbang gol. Ia juga dinilai tim manajemen dan pelatih Persebaya tidak cukup efektif, lantaran cukup lama menderita cedera hamstring.

Tak hanya Agu. Penilaian juga mengarah pada sosok Julio Caesar Larrea Flores. Bedanya, gelandang asal Paraguay itu masih diberi kesempatan mengikuti latihan, dan menunjukkan kualitasnya. Flores yang direkrut pada petengahan putaran pertama menggantikan Patrice Nzekou dituntut memberikan kepercayaan lebih kepada manajemen dan pelatih bila tidak ingin tersisih dari tim.

“Kalau Larrea masih dalam posisi menunggu, dan diberi kesempatan lagi. Kalau akhirnya kalah bersaing, ya bisa saja dicoret. Di putaran kedua nanti, kami ingin pemain yang punya kontribusi besar buat tim,” tegasnya.

Larrea harus bersaing dengan gelandang asal Kongo Yannick Salem-Louniangou, yang kini sedang menjalani seleksi di Bajul Ijo sejak Selasa (6/5) lalu. Bahkan, pelatih Persebaya Rahmad Darmawan sudah menyiapkan dua pertandingan uji coba untuk memantau kemampuan pemain yang pernah memperkuat klub Liga Perancis Grenoble Foot, dan FC De Graafschap (Belanda) tersebut.

“Uji coba akan kami lakukan pada akhir pekan ini, dan tengah pekan depan. Dari sana, kami akan melihat kemampuannya [Yannick],” kata RD, sapaan Rahmad.

Melihat kemungkinan yang ada, Persebaya memilih mengajak uji coba tim juniornya Persebaya U-21 dan tim lokal Surabaya Muda (SM), yang kini sedang berkiprah mengikuti Divisi I 2014. Baik tim U-21 maupun SM sudah menyetujui permintaan RD dan Bajul Ijo.

"Coba lihat nanti, apakah lawan tim U-21 dulu, atau SM dulu. Kami juga harus menyesuaikan dengan jadwal mereka,” tutup RD. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.