Persebaya Surabaya Tak Istimewakan Pemain Asing

Manajemen beralasan dua pemain asing mendapat libur lebih panjang karena pulang kampung ke negaranya.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA
Manajemen Persebaya Surabaya menampik anggapan memberikan keistimewaan terhadap dua legiun asing, Emmanuel 'Pacho' Kenmogne dan OK Jhon, dengan memberikan jatah libur lebih banyak dibandingkan pemain lokal.

Persebaya memulai latihan mereka hari ini setelah diliburkan usai menggasak Persiba Balikpapan pada 8 Juni. Di latihan itu, tidak terlihat delapan pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama timnas senior dan U-23.

Selain itu, Pacho dan OK Jhon tak hadir dalam latihan. Manajemen beralasan, pemberian jatah libur lebih lama tersebut bukan karena Persebaya mengistimewakan Pacho dan OK John. Mereka diberikan jatah libur dua pekan lantaran pulang ke negaranya masing-masing.

“Kami memang berikan waktu libur yang berbeda kepada pemain asing. Bila pemain lokal dapat libur satu pekan, maka pemain asing dapat liburan selama dua minggu,” ujar asisten manajer Persebaya Amran Said Ali kepada Goal Indonesia.

“Selama membela Persebaya pada musim ini, baik Pacho maupun OK John belum sekalipun pulang ke negaranya. Jadi, kami sepakat untuk memberikan kesempatan pulang bagi keduanya," terang Amran.

Ia lantas menjelaskan, jika Pacho pulang kampung ke negaranya di Kamerun dan OK John menjenguk keluarganya di Nigeria. Mereka berdua, dijadwalkan sudah harus kembali gabung latihan pada 23 Juni 2014.

Mengisi jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL) selama dua bulan ini, Persebaya ingin mengagendakan pertandingan uji coba. Sayang, keinginan uji coba tersebut tidak memungkinkan, lantaran skuat Bajul Ijo minim jumlah pemain.

Selain delapan nama yang dipanggil TC timnas senior dan U-23, Pacho, serta OK Jhon, tiga pemain Persebaya juga sedang dihantam cedera. Praktis dari jumlah 22 pemain, kini hanya tersisa sembilan pemain yang siap, ditambah rekrutan anyar Issac Poppo.

“Tidak mungkin kami bisa melaksanakan uji coba dalam waktu dekat, meski keinginan ada. Sebab, kami kekurangan jumlah pemain,” sebut pelatih Rahmad Darmawan.

“Belum pemain yang sedang cedera, jelas kami kekurangan pemain, jika melakukan uji coba. Buat satu tim pun tidak cukup.”

Dari sepuluh pemain yang tersisa, tiga di antaranya merupakan penjaga gawang yakni, Ferry Rotinsulu, Jandry Pitoy, dan Thomas Rian Bayu.

“Justru kami kekurangan pemain lapangan, selain posisi kiper,” tutup RD, sapaan Rahmad. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.