Persegres Gresik United Krisis, Kushairi Bungkam

Khusairi juga mengaku tidak tahu alasan Hanafi jarang memimpin latihan tim.

Asisten pelatih Persegres Gresik United Khusairi enggan membeberkan permasalahan yang terjadi di klub, sehingga membuat sejumlah pemain memilih meninggalkan Laskar Joko Samudro setelah putaran pertama Liga 1 2017 berakhir.

Beberapa penggawa yang meninggalkan Gresik United diantaranya Fitra Ridwan, I Gusti Rustiawan, Jeki Arisandi, Herwin Tri Saputra, dan Ahmad Faris membuat tim mengalami krisis. Bahkan dalam latihan kemarin pun hanya diikuti sekitar 15 pemain.

“Dengan materi seperti ini, tentu ya susah. Ini pun hanya ada dua stopper. Kalau ada masalah bagaimana? Penggantinya tidak ada. Tadi latihan juga dari awal hingga akhir, karena tidak ada yang ganti,” tutur Khusairi.

“Jumlah pemain sekarang kalau enggak 15 atau 16. Untuk yang lain sudah pergi. Saya enggak tahu [alasan pergi], yang jelas mereka mengundurkan diri. Saya tidak masuk ke ranah itu. Itu urusan pemain dengan manajemen. Yang saya tahu, kalau tidak ada latihan sama saya, berarti ya sudah keluar.”

Dalam sesi latihan beberapa hari terakhir, pelatih Hanafi juga tidak muncul di lapangan. Ketika didesak mengenai alasannya, Khusairi menjawab: “Itu juga saya enggak tahu. Lebih pasnya tanya ke yang bersangkutan, atau manajemen. Saya hanya membantu.”

Kendati ditinggalkan pemain, Gresik United tetap kedatangan muka baru. Setelah Ade Suhendra dan Ahmad Sembiring Usman, kemarin hadir mantan bek kiri Pro Duta, Romi Agustiawan.

“Kemarin disuruh manajemen datang ke sini dulu, nanti bicara lagi di kantor mes. Saya sendiri baru datang kemarin [Selasa], jadi baru latihan hari ini [Rabu]. Saya sudah pernah di sini sebelumnya, jadi merasa ada motivasi. Kalau bisa, jangan sampai tim ini di papan bawah, apalagi degradasi,” tutur Romi.

Sementara itu, mengenai kemampuan Romi, Khusairi berharap manajemen segera mengikatnya dengan kontrak. Sebab, posisi bek kiri cukup mengkhawatirkan, sepeninggal Gusti yang merapat ke Persita Tangerang, dan Jeki ke Barito Putera.

“Enggak saya lihat, itu artinya sudah masuk [kriteria]. Kemarin kan dia sudah pernah main di ISL [Indonesia Super League], dan kebutuhan dari bek kiri juga,” komentar Khusairi.