Persela Lamongan Batasi Eksperimen Di Lini Depan

Perombakan hanya dilakukan jajaran pelatih Laskar Joko Tingkir berdasarkan kebutuhan tim.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN
Jajaran pelatih Persela Lamongan tidak akan melakukan eksperimen dengan membongkar pemain di barisan depan, dan mempertahankan para striker mereka untuk putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014.

Dari sepuluh pertandingan yang sudah dilakoni di putaran pertama, pelatih Eduard Tjong banyak memberikan kepercayaan kepada Addison Alves untuk mengisi barisan depan.

Sementara penyerang lainnya, seperti Bijahil Chalwa dan Agung Suprayogi di pasang secara bergantian sesuai dengan kebutuhan, dan kesiapan kedua pemain tersebut jelang pertandingan. Satu-satunya striker yang belum pernah merasakan atmosfer ISL adalah Rudy Santoso.

“Kami menurunkan pemain, melihat situasi di lapangan. Siapa yang dibutuhkan dan siap, ia yang akan diturunkan. Semua ini adalah bagian dari strategi permainan,” ungkap asisten pelatih Didik Ludiyanto kepada Goal Indonesia.

“Rudy memang belum pernah diturunkan. Ini bukan berarti dia jelek. Tapi kami membatasi eksperimen di lini depan. Jika memang Rudy dibutuhkan dalam suatu pertandingan, maka dia pasti akan diturunkan.”

Di musim ini, Persela tercatat diperkuat sebanyak 25 pemain. Dengan enam di antaranya, baru pertama kali merasakan atmosfer ISL di musim ini. Selain Rudy, ada juga Mario Rohmanto, Radikal Idealis, Eky Taufik, Bangkit Sabili, dan Bimantara Ragil.

“Musim ini kami memang banyak mengandalkan pemain muda. Tapi bukan berarti kami meremehkan tim lain. Ini karena, kami juga harus menyesuaikan dengan keuangan tim, dan juga pembinaan berkelanjutan dari tim junior [Persela U-21],” imbuh Didik.

Choirul Huda dkk saat ini masih dalam masa libur, dan baru dijadwalkan kembali berlatih, Selasa (6/5). Libur ini dilakukan pasca Persela bertandang ke markas Putra Samarinda, Senin (28/4) lalu.

“Kami anggap, komposisi pemain saat ini sudah yang terbaik. Kinerja mereka di putaran pertama bagus. Jadi kami tidak akan melakukan penambahan, atau pencoretan pemain. Mereka akan dipertahankan di putaran kedua,” kata asisten manajer Persela Yuhronur Effendi. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.